Mengapa Kita Bisa Melihat Planet di Langit Malam?

Mengamati planet. Kredit: Martin Marthadinata
Info Astronomy - Apakah kamu suka melihat langit bertabur bintang pada malam yang cerah? Jika demikian, kamu tidak hanya bisa melihat bintang lho, melainkan juga bisa melihat planet-planet tata surya.

Kalau kamu melihatnya pada waktu yang tepat, kamu bisa melihat planet bahkan tanpa perlu menggunakan teleskop. Menarik, kan?

Meskipun planet berada jauh dari Bumi, banyak dari mereka bisa terlihat di malam hari selama waktu-waktu tertentu. Setidaknya, dari tujuh planet di tata surya, ada Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus yang menjadi planet “planet terang” sehingga bisa diamati dengan kasat mata.

Mereka bisa terlihat karena memantulkan cahaya Matahari yang diterimanya, sama halnya seperti bagaimana Bulan memiliki cahayanya. Kadang planet terlihat saat Matahari terbenam, kadang saat tengah malam, dan kadang saat menjelang Matahari terbit.

Namun, ada masanya planet-planet ini tidak terlihat, yakni ketika posisi mereka terlalu dekat dengan posisi Matahari di langit Bumi. Karena pada saat itu, planet-planet ini mungkin "bersembunyi" di balik silau Matahari, sehingga ia kalah terang dari silaunya bintang terdekat dari Bumi kita tersebut.

Lalu, tahukah kamu bagaimana cara membedakan planet-planet ini dari bintang-bintang di langit malam? Ada cara sulitnya dan ada cara sederhananya. Mari kita mulai dari cara yang sulit. Cara ini hanya boleh dipakai untuk para pengamat langit sejati, ya~

Cara sulit yang dimaksud adalah dengan memperhatikan gerakan planet relatif terhadap bintang-bintang latar belakang. Jadi, bila ada benda terang yang kamu curigai sebagai planet, amatilah benda terang tersebut dari malam ke malam selama minimal satu pekan. Bila ada perubahan posisi dari tiap malamnya, maka bisa dipastikan itu adalah planet.

Nah, cara sederhananya adalah, kita cukup melihat cahayanya saja. Planet-planet ini biasanya muncul sangat terang, bahkan lebih terang dari bintang paling terang. Cahayanya juga cenderung stabil, tidak berkelap-kelip layaknya bintang. Serta karena mereka lebih dekat ke Bumi dibanding bintang-bintang, maka mereka muncul seperti cakram, bukan hanya bintik kecil saja.

Bagaimana dengan Sisa Planet Lainnya?

Seperti yang sudah disinggung di atas, kita hanya bisa melihat Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus, lalu bagaimana dengan Uranus, Neptunus, dan Pluto? Sayangnya, ketiga planet ini lebih sulit dilihat dan diidentifikasi.

Uranus, planet ketujuh dari Matahari, berjarak terlalu jauh, sehingga ia begitu redup bila diamati dengan kasat mata. Tapi bila kamu memiliki teleskop kecil, kamu bisa mencoba mencari dan mengamati planet Uranus yang muncul dengan warna mirip telur asin.

Sementara itu, planet Neptunus jauh lebih redup daripada Uranus, dan hanya bisa dilihat di langit yang gelap dengan teleskop. Lain lagi dengan Pluto, yang tidak dapat dilihat baik melalui teleskop kecil maupun dengan teleskop yang lebih besar. Teleskop sekelas Hubble pun cukup kesulitan mengamati Pluto.

Masih belum bisa membedakan planet dan bintang? Teruslah mengamati langit malam. Setelah kamu bisa lebih akrab dengan langit malam, niscaya kamu akan dapat mengidentifikasi planet dalam sekejap mata~
BERIKAN KOMENTAR ()