Mars Muncul Sebesar Bulan Saat Gerhana? Hoaks!

Hoaks. Kredit: CSA
Info Astronomy - "Dan terjadi lagi~" lirik lagu band Noah ini menemani saya dalam menulis artikel yang sedang kamu baca sekarang. Bagaimana tidak, kabar hoaks yang menyatakan bahwa Mars akan muncul sebesar Bulan selalu merebak tiap tahun. Bedanya, tahun ini dikaitkan dengan gerhana.

Gerhana Bulan memang akan terjadi pada 28 Juli 2018 mendatang, dan kebetulan juga ada Mars yang mencapai titik oposisi -- jarak terdekat dengan Bumi -- pada sehari sebelumnya, 27 Juli 2018. Namun, Mars tidak akan muncul sebesar diameter sudut Bulan.

Bagi kamu yang penasaran, kabar hoaks ini telah ada sejak 12 tahun terakhir, dua belas tahun terakhir. Bayangkan, masih banyak yang terkecoh, atau menelan mentah-mentah, kabar seperti ini yang secara logika saja tidak bisa terjadi.

Penjelasan Ilmiah

Mari kita bahas fenomena ini secara ilmiah saja. Sebagai permulaan, kita harus tahu dulu seberapa jauh jarak Mars dari Bumi.

Mars benar-benar jauh dari Bumi. Walaupun berada di titik oposisi, jaraknya dari Bumi masih mencapai 57 juta kilometer. Pada jarak tersebut, Mars jelas akan tampak begitu keciiiiil bila diamati dari permukaan Bumi.

Bulan, satu-satunya satelit alami planet kita ini juga berjarak cukup jauh, yakni sekitar 384.400 kilometer. Namun, jelas jarak itu masih lebih dekat ke Bumi daripada Mars. Dari sini bisa kita nalar dengan mudah bahwa Mars tidak akan pernah bisa muncul sebesar Bulan.

Planet Mars baru akan muncul sebesar Bulan purnama, atau bahkan jauh lebih besar, bila jaraknya sama dengan jarak Bumi ke Bulan. Tapi sayangnya, Mars tidak pernah berada lebih dekat dari 57 juta kilometer dari Bumi, atau 150 kali lebih jauh dari jarak Bumi-Bulan.

Bahkan, ketika diamati melalui teleskop, Planet Merah tidak akan pernah terlihat sebesar Bulan. Justru akan mengecewakan, terlebih bila kamu mengamatinya dengan teleskop kecil. Jangan sampai juga Mars bisa muncul sebesar Bulan, sebab bila itu terjadi maka akan ada pasang air laut yang tinggi.

Jadi, dari mana datangnya hoaks ini? Semua berawal dari kesalahpahaman pada tahun 2003, ketika Mars kala itu berada pada titik oposisi terdekat ke Bumi dalam 60.000 tahun. Terjadi pada 27 Agustus 2003, kabar tersebut dengan mudah terpatahkan: Mars terbukti tidak muncul sebesar Bulan. Mamam~

Lalu, Sebesar Apa Kemunculan Mars?

Pada momen gerhana Bulan total 28 Juli 2018 nanti, kita bisa melihat Mars yang seolah muncul di sebelah Bulan. Ya, peristiwa ini dikenal sebagai konjungsi.

Mars dan gerhana. Kredit: InfoAstronomy.org
Dalam pandangan mata telanjang, planet Mars hanya akan muncul bagaikan bintang merah terang yang tidak berkelap-kelip di sisi selatan Bulan. Nantinya, kita bisa ikut membuktikan apakah Mars muncul sebesar Bulan atau memang hanya bohong belaka.

Untuk gerhana Bulannya, kita bisa mulai mengamatinya mulai pukul 00.14 WIB saat Bulan purnama mulai memasuki bayangan penumbra Bumi. Selanjutnya, gerhana parsial bisa diamati mulai pukul 01.24 WIB. Sekitar satu jam kemudian, atau tepatnya pukul 02.30 WIB, gerhana total akan dimulai.

Bulan akan sepenuhnya masuk bayangan umbra Bumi pada pukul 03.21 WIB, yang mana ini merupakan puncak gerhana total. Gerhana total akan terus berlangsung hingga pukul 04.31 WIB, lalu menyisakan gerhana parsial yang akan berlangsung hingga 05.19 WIB.

Selamat mengamati gerhana Bulan dan Mars yang tidak akan muncul sebesar Bulan!
BERIKAN KOMENTAR ()