Satelit Galaksi Baru Ditemukan Mengelilingi Bimasakti

Satelit-satelit galaksi Bimasakti. Kredit: Axel Mellinger
Info Astronomy - Baru-baru ini, sekelompok ilmuwan telah menemukan apa yang sepertinya menjadi sebuah galaksi yang sangat kecil yang diketahui mengorbit galaksi Bimasakti kita. Mari kita berkenalan lebih jauh dengan galaksi satelit baru ini.

Dinamakan sebagai Hydrus 1, galaksi kerdil tersebut terletak pada jarak sekitar 90.000 tahun cahaya dari Bumi. Letaknya di langit berada di antara dua satelit lain galaksi kita yang sudah ditemukan sebelumnya, yakni Awan Magellan Kecil dan Awan Magellan Besar.

Menurut informasi dari IFLScience, Hydrus 1 ditemukan dengan menggunakan Kamera Energi Gelap (DECam) pada Teleskop Blanco berdiameter 4 meter yang berada di Cile.

Galaksi yang berada di arah konstelasi Hydrus ini, selain kerdil, juga ultra-redup. Diameternya diperkirakan hanya sekitar 326 tahun cahaya, yang cukup kecil jika dibandingkan dengan Bimasakti kita, yang berdiameter 100.000 tahun cahaya.

Saking kecilnya, galaksi ini mungkin sebenarnya adalah sebuah gugus bola, kelompok ribuan sampai ratusan ribu bintang yang saling terikat secara gravitasi.

Hyrdus 1 ditandai dengan lingkaran merah. Kredit: Koposov dkk, 2018
Phys.org menyebutkan, galaksi ini ditemukan di dalam Magellanic Bridge, aliran gas dan debu antarbintang yang menghubungkan galaksi kerdil Awan Magellan Kecil dan Awan Magellan Besar. Karena berada di rasi bintang Hydrus, galaksi baru ini pun dijuluki sebagai "Snake in the sky".

Para astronom menemukan bahwa Hydrus 1 memiliki bintang yang relatif miskin logam, yang mirip dengan galaksi kerdil lainnya. Galaksi Hydrus 1 ini juga diperkirakan hanya memiliki sekitar 100 juta bintang, jauh lebih sedikit daripada 400 miliar bintang di galaksi kita.

Disimpulkan bahwa Hydrus 1 kemungkinan besar adalah bagian dari keluarga satelit Magellan yang dibawa ke dalam galaksi kita oleh Awan Magellan. Asumsi ini didasarkan pada posisi spasial dan kecepatan gerak yang diamati pada galaksi tersebut.

Namun, observasi lanjutan masih diperlukan untuk mengonfirmasi hipotesis ini. Salah satu instrumen yang bisa digunakan untuk meneliti galaksi ini adalah satelit Gaia milik Agensi Antariksa Eropa, yang akan membantu dalam mengungkap lebih detail tentang hubungan antara Hydrus 1 dan galaksi-galaksi Awan Magellan.

Sampai sejauh ini, kita baru mengetahui bahwa ada satu lagi galaksi kerdil yang mengelilingi galaksi kita sebagai galaksi satelit.
BERIKAN KOMENTAR ()