Mengenal Triangulum, Galaksi Spiral Terdekat Kedua dari Bimasakti

Galaksi Triangulum. Kredit: ESA/Hubble, NASA

Info Astronomy - Menjadi yang kedua memang selalu tak enak. Mungkin itu juga yang dirasakan galaksi Triangulum. Tapi sebentar, apa kamu mengenal galaksi Triangulum? Mari kita berkenalan dengan galaksi spiral terdekat kedua dari galaksi Bimasakti ini.

Dikenal juga sebagai M33 atau Messier 33, galaksi ini "hanya" berjarak sekitar 2,7 juta tahun cahaya jauhnya dari planet kita. Ia merupakan galaksi sangat besar, namun diameternya diketahui masih sekitar setengah dari diameter galaksi Bimasakti kita.

Cakram galaksi Triangulum diperkirakan memiliki massa 3 × 10^9 massa Matahari, sedangkan komponen gasnya memiliki massa sekitar 3,2 × 10^9 massa Matahari. Jadi, massa gabungan dari semua materi baryonik di galaksi ini kemungkinan mencapai 10^10 massa Matahari.

Sayangnya, galaksi ini tidak seterang galaksi Andromeda untuk soal kenampakannya di langit malam. Meskipun secara teoritis ia bisa terlihat dalam pandangan mata, namun perlu diamati di lokasi yang benar-benar gelap tanpa ada kebocoran polusi cahaya.

Galaksi Triangulum adalah anggota galaksi terbesar ketiga di gugus galaksi lokal kita, Grup Lokal. Terdiri dari ratusan galaksi, Grup Lokal setidaknya dihuni oleh tiga galaksi terbesar, yakni (dari yang terbesar sampai terkecil) Bimasakti kita, galaksi Andromeda, dan galaksi Triangulum.

Menemukan Triangulum

Pernahkah kamu melihat galaksi Andromeda? Jika belum, cobalah mencari galaksi Andromeda dulu sebelum kamu ingin mengamati galaksi Triangulum. Sebab, di langit Bumi, kedua galaksi ini tampak di satu area langit yang tidak berjauhan.

Menemukan Andromeda dan Triangulum dengan Mirach. Kredit: Stellarium/InfoAstronomy.org
Galaksi Andromeda bersinar 8 hingga 9 kali lebih terang daripada galaksi Triangulum. Untungnya, galaksi Triangulum dan Andromeda terpisah sejauh 15 derajat di langit Bumi. Seberapa dekat jarak pemisahan itu? Satu kepalan tanganmu setara dengan jarak 10 derajat di langit.

Seperti kamu bisa lihat pada peta langit di atas, kamu bisa memanfaatkan kehadiran bintang Mirach sebagai pemandu untuk menemukan kedua galaksi ini, terutama galaksi Triangulum. Setelah kamu menemukan Mirach dan galaksi Andromeda, kamu dapat menarik garis di antara mereka untuk menunjukkan arah ke galaksi Triangulum.

Kamu mungkin akan cukup kesulitan melihat galaksi Triangulum dengan mata telanjang karena ia terlalu redup. Dengan begitu, kami merekomendasikanmu untuk menggunakan binokuler atau teleskop bila ingin mengamatinya.

Dalam pandangan mata, galaksi Triangulum akan tampak seperti pita putih kecil dan redup di langit. Nah, itulah sedikit informasi mengenai galaksi Triangulum. Untukmu yang ingin mencoba mengamatinya, semoga semesta mendukung!
BERIKAN KOMENTAR ()