Bintang Mirach, Si Pemandu untuk Menemukan Tiga Galaksi

Mirach (tengah). Kredit: Malcolm Park
Info Astronomy - Pernahkah Anda melihat kenampakan galaksi lain di langit malam? Lalu, tahukah Anda ada sebuah bintang yang bisa menjadi pemandu Anda dalam menemukan galaksi-galaksi lain ini? Mari mengenal Mirach!

Bintang Mirach (atau dikenal juga sebagai Beta Andromedae) merupakan bintang paling terang kedua di rasi bintang Andromeda. Posisinya yang strategis di langit Bumi membuat ia menjadi bintang pemandu untuk menemukan tiga galaksi yang berbeda di langit malam.

Ketiga galaksi itu adalah M31 (Galaksi Andromeda), M33 (Galaksi Triangulum), dan NGC 404. Jarak Mirach ke Bumi diketahui hanya sekitar 200 tahun cahaya, tapi ia dapat membantu menemukan objek yang jutaan tahun cahaya jauhnya.

Mirach alias Beta Andromedae merupakan jenis bintang raksasa merah yang diklasifikasikan sebagai M0 III. Mirach merupakan sebuah bintang variabel semiregular yang magnitudo visualnya bervariasi dari +2.01 hingga +2.10. Pada tahap evolusinya sekarang, lapisan terluar Mirah telah mengembang menjadi sekitar 100 kali ukuran diameter Matahari.

Di langit Bumi, bintang Mirach muncul paling tinggi di langit malam mulai setiap bulan Juli.

Menemukan Andromeda dengan Mirach

Tariklah garis khayal ke arah utara (kiri) bintang Mirach melalui bintang Mu Andromedae. Nantinya, Anda bisa menemukan galaksi Andromeda. Galaksi ini merupakan galaksi spiral besar terdekat dengan Bimasakti kita, dan ia adalah objek terjauh yang dapat Anda lihat dengan kasat mata.

Yang Anda butuhkan hanyalah langit gelap tanpa cahaya Bulan untuk bisa melihat galaksi Andromeda. Penggunaan teleskop tentu akan sangat membantu.

Mirach memandu menemukan Andromeda dan Triangulum. Kredit: Stellarium

Galaksi Triangulum

Garis yang tarik ke arah yang berlawanan, yakni dari bintang Mu Andromedae melalui bintang Mirach, maka Anda akan menemukan galaksi Triangulum. Galaksi ini adalah galaksi spiral terdekat kedua dari Bumi setelah Andromeda, tetapi lebih sulit untuk dilihat dengan kasat mata.

Penggunaan teleskop sangat disarankan untuk mengamati galaksi Triangulum, serta tentunya juga kondisi langit yang gelap. Bila Anda perhatikan peta langit di atas, bintang Mirach berada di tengah-tengah antara galaksi Andromeda dan Triangulum.

Menariknya, Andromeda dan Triangulum tidak diakui sebagai galaksi hingga abad ke-20 (1901-2000). Sebelum itu, kedua galaksi yang muncul redup dan samar-samar ini disebut sebagai nebula. Astronom di abad sebelumnya tidak memiliki teleskop yang cukup kuat untuk bisa melihat keduanya sebagai galaksi. Bahkan, pada abad ke-18 (1701-1800), pemburu komet Charles Messier mengatalogkan kedua galaksi ini sebagai komet.

Lalu, Mana Galaksi NGC 404?

NGC 404 kadang-kadang disebut juga sebagai Hantu Mirach. Lalu, di mana letak galaksi ini? Cukup lihatlah ke Mirach, dan Anda sedang melihat hampir persis ke arah NGC 404. Galaksi tersebut terletak sekitar sepersepuluh dari satu derajat posisinya dari Mirach.

Mirach (paling terang) dan NGC 404 (kanan atas). Kredit: Anthony Ayiomamitis
Galaksi NGC 404 terletak sekitar 10 juta tahun cahaya jauhnya. Galaksi ini diperkirakan bukan merupakan gugus galaksi Grup Lokal kita (baik Galaksi Andromeda dan Triangulum adalah bagian dari Grup Lokal).

Astronom William Herschel adalah yang pertama kali melihat Hantu Mirach ini pada tahun 1784. Saat ini, telah banyak astronom amatir mencoba untuk menemukannya dengan teleskop kecil mereka, tetapi, karena kedekatannya dengan bintang Mirach, melihat galaksi ini bukanlah hal yang mudah.

Nah, itulah sedikit informasi mengenai bintang Mirach yang bisa menjadi pemandu kita dalam menemukan galaksi-galaksi lain di langit. Jangan lupa berterima kasih padanya bila suatu saat nanti Anda ingin mengamati ketiga galaksi ini.
BERIKAN KOMENTAR ()