Yuk Berpartisipasi dalam Earth Hour 2018!

Kredit: EarthHour.org
Info Astronomy - Diperingati sehari setiap tahunnya, Earth Hour tahun ini akan dilaksanakan serentak pada 24 Maret 2018 pukul 20.30 sampai 21.30 waktu setempat. Ingin tahu apa manfaatnya dan bagaimana Anda bisa berpartisipasi?

Earth Hour sendiri merupakan sebuah gerakan hemat energi dengan memadamkan lampu atau alat elektronik yang tidak terpakai secara mandiri selama satu jam saja. Gerakan ini telah dimulai sejak tahun 2011 dan dipelopori oleh WWF Australia.

Gerakan ini diharapkan bisa menjadi suatu kegiatan yang bertujuan mengajak masyarakat luas dalam melakukan aksi kecil yang dapat membawa suatu perubahan besar bagi planet yang ia huni. Dari gerakan Earth Hour, ada begitu banyak sisi manfaat yang dapat kita peroleh.

Mengutip dari laman WWF Indonesia, Earth Hour mencoba mengkritisi perubahan iklim yang merupakan salah satu ancaman kehidupan di Bumi yang paling signifikan. Perubahan iklim yang ekstrem dan sedang terjadi saat ini adalah pemanasan global.

Pemanasan global sendiri dapat menyebabkan naiknya air permukaan laut, menyebabkan musim kemarau lebih panjang, seringnya muncul badai, serta perubahan besar-besaran terhadap lingkungan hidup yang telah menjadi sumber kehidupan kita semua selama ini. Bukankah seharusnya kita menjaganya?

Satu cara untuk mengurangi dampak pemanasan global yang akan membahayakan kita ini adalah dengan melakukan perubahan gaya hidup. Karena disadari atau tidak, gaya hidup manusia yang boros energi merupakan penyumbang terbesar dari pemanasan global.

Di era modern seperti sekarang ini, manusia memang tidak bisa lepas dari listrik. Padahal listrik yang kita nikmati itu notabene paling banyak berasal dari pembangkit listrik berbahan bakar fosil yang mengeluarkan CO2 atau gas rumah kaca yang mengakibatkan kenaikan dramatis temperatur rata-rata Bumi. Sering merasa kepanasan yang berlebihan di siang hari? Bisa jadi itu akibat ulah kita sendiri.

Kini giliran Anda.

Aksi mematikan lampu atau alat elektronik yang tidak terpakai secara mandiri dalam Earth Hour terbukti telah banyak manfaatnya. Seperti dilansir Beritagar misalnya, mematikan lampu dan listrik selama sejam memiliki manfaat yang begitu besar, mematikan 1 pembangkit listrik akan menyalakan 900 desa, menghemat 267,3 ton CO2, menghemat lebih dari 267 pohon, persediaan O2 untuk lebih dari 534 orang dan apabila (300MWh = 1.080.000MJ) x Rp 200/MJ = menghemat hingga Rp 216.600.000,-.

Kalau selama ini kita yang mengandalkan oksigen dari Bumi yang kita hirup untuk bernapas, Earth Hour adalah momen yang kita dedikasikan kepada Bumi untuk bernapas sejenak dari tekanan-tekanan yang ditanggungnya akibat aktivitas manusia. Hal kecil dan sederhana, jika dilakukan secara bersama-sama, maka akan besar manfaatnya.

Mari berpartisipasi.
BERIKAN KOMENTAR ()