Mengenal Peristiwa Halo Matahari, Ketika Matahari Dikelilingi Cincin Pelangi

Info Astronomy - Ketika sedang mengamati Matahari di sang hari, pernahkah kamu melihat ada semacam cincin pelangi yang mengelilinginya? Cincin pelangi tersebut dinamakan sebagai "halo", atau disebut juga gloriole.

Sebagian orang awam yang jarang mengamati langit mungkin akan langsung heboh, "Wah, Matahari ada cincinnya! Ini pasti ada apa-apanya!". Padahal kenyataannya, fenomena ini adalah fenomena optis biasa. Penasaran bagaimana peristiwa ini bisa terjadi?

Oke, yuk kita bahas deh.

Sebenarnya, ada berbagai macam halo, tapi umumnya halo muncul disebabkan oleh kristal es pada awan cirrus yang dingin yang beradapada ketinggian 5 sampai 10 km di atmosfer Bumi kita, tepatnya pada lapisan atas troposfer.

Fenomena ini bergantung pada bentuk dan arah kristal es tersebut. Ketika tengah hari bolong, cahaya Matahari yang menyinari Bumi bisa direfleksikan dan dibiaskan oleh permukaan kristal es tadi yang berbentuk prisma, sehingga membuat sinar Matahari menjadi terpecah kedalam beberapa warna karena efek dispersi udara.

Hasilnya, sinar Matahari menjadi bentuk cincin yang mengelilinginya. Uniknya, cincin tersebut berwarna seperti pelangi.

Oh iya, perlu dicatat nih, peristiwa halo merupakan peristiwa lokal. Itu artinya, kalau kamu melihat adanya cincin pelangi di dekat Matahari dari daerahmu, belum tentu daerah lain juga mengamatinya.

Kemunculan cincin yang mengelilingi Matahari adalah fenomena optis biasa karena pembiasan cahaya. Jadi, sama sekali tidak ada hubungannya dengan akan terjadi bencana atau merupakan tanda-tanda negatif. Kalau ada orang yang berpikiran demikian, itu sih karena dia saja yang jarang mengamati langit.


Info: Artikel ini telah dipublikasikan pada 16 November 2016 dan hari ini dipublikasikan ulang karena banyak pertanyaan tentang fenomena halo Matahari kepada InfoAstronomy.org.
BERIKAN KOMENTAR ()