Gabung menjadi member BelajarAstro KLUB yuk! Cek benefitnya~

Saran pencarian

Bintang Paling Dekat Dengan Tata Surya Kita, Alpha Centauri

Bintang Paling Dekat Dengan Tata Surya Kita, Alpha Centauri


Info Astronomy — Alpha Centauri (α Cen/α Centauri); (dikenal juga sebagai Rigil Kentaurus, Rigil Kent, atau Toliman) adalah bintang paling cerah dalam rasi Centaurus. Walaupun tampak seperti satu titik dilihat dengan mata telanjang, bintang ini sebenarnya adalah sistem tiga bintang.

Alpha Centauri adalah sistem bintang terdekat dari tata surya kita, dengan jarak 4,2 tahun cahaya. Karena itu banyak cerita fiksi ilmiah membayangkan suatu hari manusia akan pergi ke sana.

Massa bintang Alpha Centauri adalah 1.100/0.907/0.1 M☉, dengan radius 1.227/0.865/0.2 R☉. Luminositasnya 1.519/0.500/0.00006 L☉. Bintang ini memiliki suhu 5,800/5,300/2700 Kelvin.

Penamaan lain untuk Alpha Centauri adalah Rigil Kentaurus, Rigil Kent, Toliman, Bungula, FK5 538, CP(D) −60°5483, GC 19728, CCDM J14396-6050, α Cen A, Gl 559 A, HR 5459, HD 128620, GCTP 3309.00, LHS 50, SAO 252838, HIP 71683, α Cen B, Gl 559 B, HR 5460, HD 128621, LHS 51, HIP 71681, Proxima Centauri, LHS 49, dan HIP 70890.

Planet Mirip Bumi Mengorbit Alpha Centauri

Sebuah planet yang menyerupai Bumi ditemukan berada di luar sistem tata surya kita. Planet ini ditemukan oleh para astronom dari European Southern Observatory (ESO).

Dilansir dari International Business Times, Rabu (17/10/2012), planet ini memiliki kemiripan dengan Bumi dalam hal ukuran serta jaraknya dari bintang induk. Letaknya di Alpha Centauri yang berada sejauh 4,2 tahun cahaya dari Bumi.

Para astronom menggunakan High Accuracy Radial-velocity Planet Searcher (HARPS) dengan sebuah teleskop sepanjang 3,6 meter untuk menemukan planet tersebut. Namun menurut mereka, planet itu juga bisa terlihat dengan mata telanjang dari tempat-tempat tertentu.

Meskipun memiliki ukuran yang sama dengan Bumi, planet ini terlalu panas untuk dapat dihuni mahluk hidup. Suhu di sana bisa mencapai 2.200 derajat celcius dan diperkirakan permukaannya terdiri dari lava cair.

Melihat ini ini, para astronom tetap optimis dengan kemungkinan adanya planet lain yang ukurannya mirip dan lebih cocok untuk dihuni mahluk hidup.

"Mungkin saja planet ini hanya satu dari beberapa planet dalam sebuah sistem tata surya. Hasil HARPS kami yang lain dan penemuan baru dari Kepler, keduanya menunjukkan dengan jelas bahwa mayoritas planet bermassa rendah ditemukan di sistem tata surya tersebut," ujar co-author penelitan itu, Stephane Udry. [riza]

Posting Komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.