Gabung menjadi member BelajarAstro KLUB yuk! Cek benefitnya~

Saran pencarian

Planet Berpermukaan Magma Sebesar Mars



Dalam sebuah penemuan yang tidak disengaja oleh para ahli astronomi, telah ditemukan sebuah planet yang sepertinya diselimuti oleh lautan magma panas pada permukaannya. Yang lebih menarik lagi bagi ahli astronomi adalah ukurannya yang kira-kira sama dengan ukuran Mars, yang menjadikan dunia baru ini sebagai planet yang terdekat dari bumi dan berukuran lebih kecil dari bumi.

Para ahli astronomi menggunakan Teleskop angkasa Spitzer milik NASA yang sebenarnya secara tidak sengaja menemukan planet baru ini di saat mempelajari sebuah planet seukuran Neptunus yang panas yang diberi nama GJ436b. Dalam data mereka, tim menangkap sinyal lemah dari sebuah planet baru dan kemudian menamainya UCF-1.01. Kedua panet baru tersebut terdeteksi dengan cara mengawasi peredupan bintang yang mereka orbit. Peredupan bintang ini menjadi sinyal adanya sebuah planet yang transit, atau melintas di depan sebuah bintang.

Planet dengan permukaan magma panas ini memiliki jarak tiga puluh tiga tahun cahaya dari bumi, dengan ukuran hampir seperti Bumi dan sedikit lebih besar dari Mars, setidaknya pada skala kosmik. Ia adalah satu dari planet transit terdekat dengan Bumi, yang berukuran kecil, dan kemungkinan masih ada planet lainnya yang belum ditemukan.

Planet Dengan Permukaan Magma Panas Karena Jarak Yang Dekat Dengan Bintangnya.
Planet-planet besar di alam semesta lebih mudah untuk ditemukan, tapi kebanyakan dari mereka pada umumnya merupakan raksasa gas yang tidak memiliki permukaan batu yang solid atau sebuah atmosfir seperti Bumi. Jadi ilmuwan berusaha memindai langit untuk mencari planet-planet kecil, yang memiliki kemungkinan dapat mendukung kehidupan seperti yang kita ketahui.

Observatorium angkasa Keppler milik NASA, telah secara aktif memburu planet-planet berukuran sebesar Bumi di sekitar bintang-bintang yang mirip Matahari pada jarak antara 100 dan 2000 tahun cahaya. Dalam tiga tahun ia telah menemukan lebih dari 3000 obyek yang berpotensi menjadi ‘dunia baru’ dan telah mengkonfirmasi lusinan keberadaan mereka.

Detektor sinar infra merah Spitzer memiliki kemampuan melihat planet-planet dengan jarak ratusan tahun cahaya dari bumi. Tapi teleskop di Bumi secara normal tetap digunakan untuk memperbaiki pengetahuan kita tentang planet-planet jauh yang telah diketahui oleh para ilmuwan sebelumnya.

Untuk saat ini kita tidak dapat melihat planet ini, walaupun para peneliti menduga bahwa ia ada disana. Planet UCF-1.01 berukuran lebar kira-kira 8.400 kilometer atau kira-kira seperempat volume bumi. Dan memiliki periode satu tahunnya mencapai 1/4 hari bumi. Orbit planet baru yang singkat tersebut menunjukkan bahwa ia sangat dekat dengan bintang yang di orbitnya.

Satu-satunya hal yang memisahkan planet tersebut dengan bintang yang di orbitnya hanyalah ruang kosong dengan jarak kira-kira tujuh kali jarak antara bumi dengan bulan, dan mungkin tidak memiliki atsmosfir. Sebagai akibatnya ia bisa jadi memilik suhu 540 derajat celcius, yang mungkin cukup panas untuk membentuk lautan bebatuan yang meleleh.

Masih Ada Planet Lain?
Keberadaan planet dengan permukaan magma panas ini masih belum dapat dikonfirmasi oleh standar resmi sampai massa UCF-1.01 diketahui, tapi para ilmuwan tahu ia ada disana. Dan ia mungkin saja memiliki teman tersembunyi jika mempertimbangkan karakteristik orbit planet baru lainnya yang lebih besar, yaitu GJ 436b. Planet GJ 436b memiliki orbit bujur yang sepertinya disebabkan oleh tekanan gravitasi dari sebuah planet atau bahkan dari banyak planet lain. Gravitasi planet UCF-1.01 sendiri sepertinya terlalu kecil sehingga tidak cukup kuat untuk menjelaskan orbit eksentrik dari planet GJ 436b. (www.infoAstronomy.co.cc/ABZ)

Posting Komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.