Bintang Biner: Dua Bintang yang Saling Mengorbit

Ilustrasi bintang biner. Kredit: Devianart
Info Astronomy - Pernah menonton film "Star Wars"? Anda mungkin tak asing dengan planet Tatooine. Planet tersebut memiliki dua matahari di langitnya, yang mana dua matahari itu merupakan bintang biner.

Bintang biner merupakan sistem bintang yang terdiri dari dua bintang yang mengorbit pusat massanya, atau seolah tampak mengorbit satu sama lain. Sebuah bintang biner tidak selalu merupakan dua bintang yang tampak berdekatan dengan mata telanjang dari Bumi. Dalam kenyataannya, sepasang bintang biner bisa sangat sangat jauh!

Sistem biner sangat berguna dalam menentukan massa bintang masing-masing dalam sistem. Ketika dua benda mengorbit satu sama lain, massa keduanya dapat dihitung dengan sangat tepat menggunakan perhitungan gravitasi Newton. Data yang dikumpulkan dari bintang biner memungkinkan astrofisikawan untuk memperkirakan massa relatif bintang-bintang lainnya.

Setidaknya, ada beberapa subkategori dari bintang biner, yang diklasifikasikan melalui sifat visual mereka. Yakni bintang biner ekliptik, biner visual, biner spektroskopi, dan biner astrometri.

Bintang biner ekliptik merupakan subkategori bintang biner di mana salah satu dari dua bintang di subkategori ini mengorbit satu bintang lainnya. Jalur orbit tersebut membentuk garis horizontal dari titik pengamatan. Salah satu contoh bintang biner ekliptik adalah bintang Algol.

Selanjutnya bintang biner visual, adalah sistem bintang biner di mana dua bintang dalam sistemnya terpisah sangat jauh, dan bahkan bisa terlihat tanpa melalui teleskop. Bintang biner dengan subkategori ini bisa sulit untuk dideteksi jika salah satu bintangnya memiliki cahaya yang redup.

Ada pula bintang biner spektroskopi, adalah sistem bintang biner di mana bintang-bintangnya berjarak sangat dekat dan saling mengorbit sangat cepat. Sistem bintang dalam subkategori ini sangat sulit ditemukan dengan teleskop biasa. Perlu teleskop besar dengan teknik spektroskopi untuk menemukannya.

Yang terakhir, bintang biner astrometri, subkategori bintang biner di mana hanya satu dari dua bintangnya saja yang bisa diamati karena satu bintangnya terlalu kecil. Kehadiran bintang lain disimpulkan oleh adanya goyangan dari bintang utama. Goyangan ini terjadi sebagai akibat dari pengaruh gravitasi dari bintang yang lebih kecil pada bintang yang lebih besar. Contohnya adalah bintang Sirius.

Jadi, sekarang Anda sudah bisa menjawab pertanyaan "Apa itu bintang biner?" kepada teman atau anak Anda, kan?
Bintang Biner: Dua Bintang yang Saling Mengorbit Bintang Biner: Dua Bintang yang Saling Mengorbit Reviewed by Riza Miftah Muharram on Januari 17, 2017 Rating: 5

Hype - Jangan Lewatkan!