Mengapa Galaksi Bisa Memiliki Lengan Spiral?

Galaksi M101, contoh terbaik dari "galaksi spiral". Kredit: NASA/ESA/JHUAPL/NOAO/STScl
Info Astronomy - Bisa dibilang, objek tercantik di alam semesta adalah galaksi spiral. Dihiasi bintang-bintang biru panas dan terang, ditambah debu antarbintang yang gelap, membuat kenampakan galaksi spiral menjadi sangat memesona. Tapi tahukah mengapa galaksi bisa memiliki lengan spiral?

Pada prinsipnya, bentuk lengan spiral galaksi sangat mudah terbentuk. Bentuk galaksi ini seperti kincir atau roda yang memiliki lengan-lengan yang berbentuk spiral yang keluar dan seolah berkejar-kejaran dari inti galaksi yang terang.

Pelopor studi dari rotasi galaksi dan pembentukan lengan spiral berawal dari astronom berkebangsaan Swedia bernama Bertil Lindblad pada tahun 1925. Lindblad menyadari bahwa susunan bintang-bintang dalam bentuk spiral pada kenyataannya bukan susunan permanen, atau bisa berubah-ubah.

Hal tersebut terjadi karena kecepatan sudut rotasi dari setiap piringan galaksi bervariasi dengan jarak dari pusat galaksi. Dengan kata lain, bintang-bintang yang berada lebih dekat dengan pusat galaksi akan berputar lebih cepat mengelilingi pusat galaksi daripada yang berada jauh dari pusat galaksi. Hal itu membuat lengan galaksi menjadi melengkung.

Lengan spiral merupakan daerah pada bagian galaksi yang paling padat materi atau sering disebut Densiy Waves. Di bagian inilah gravitasi antarbintang mulai merapat, sehingga semakin nampak lengan spiral dari sebuah galaksi maka semakin banyak pula jumlah bintang-bintang dan di bagian ini. Lengan spiral juga merupakan tempat kelahiran bintang-bintang muda.

Galaksi berbentuk spiral merupakan bentuk yang terbanyak di alam semesta, diperkirakan sekitar 60% galaksi berbentuk spiral. Galaksi spiral adalah jenis galaksi yang terdiri atas pusaran bintang dan medium antarbintang di mana pada pusat galaksinya terdiri dari bintang-bintang yang berumur sangat tua.

Dalam klasifikasi skema Hubble, jenis galaksi spiral diberi daftar dengan kode S (Spiral) dan SB (Barred Spiral) tergantung dengan bentuk lengannya, kemudian diikuti huruf abjad yang mengindikasikan tingkat kerapatan antar-lengan spiral dan tonjolan pada pusat galaksi.
Mengapa Galaksi Bisa Memiliki Lengan Spiral? Mengapa Galaksi Bisa Memiliki Lengan Spiral? Reviewed by Riza Miftah Muharram on 8/31/2016 03:01:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.