Header Ads

Mengamati Galaksi Satelit Awan Magellan Besar di Langit Malam

Awan Magellan Besar, galaksi kerdil tetangga Bima Sakti di langit Bromo, Jawa Timur. Kredit: Martin Marthadinata
Info Astronomy - Memandangi dan memotret bentangan galaksi Bimasakti di langit malam mungkin sudah biasa bagi sebagian orang. Tapi, bagaimana kalau mencoba untuk mengamati galaksi satelit kita,  galaksi kerdil Awan Magellan Besar?

Yup, Awan Magellan Besar merupakan satelit galaksi Bimasakti. Terletak pada jarak kurang dari 163.000 tahun cahaya (~50 kiloparsek), Awan Magellan Besar adalah galaksi terdekat ketiga dari Bimasakti, bersama dengan galaksi kerdil elips Sagittarius (~16 kiloparsek) dan galaksi kerdil Canis Major (~12,9 kiloparsek) yang berada lebih dekat dengan pusat Bimasakti.

Galaksi kerdil Awan Magellan Besar bermassa kira-kira 10 miliar kali dari massa Matahari, membuatnya kira-kira 1/100 massa Bimasakti, dan berdiameter sekitar 14.000 tahun cahaya (~ 4,3 kiloparsek). Awan Magellan Besar merupakan galaksi terbesar ke empat dalam Grup Lokal, setelah Galaksi Andromeda (M31), Bimasakti, dan Triangulum (M33).

Pengamatan Galaksi Satelit

Dalam pandangan mata, galaksi kerdil Awan Magellan Besar terlihat sebagai "awan" yang samar dan redup di langit malam di arah langit selatan. Ia terletak di perbatasan antara rasi bintang Dorado dan Mensa, serta terlihat dari Bumi dengan ukuran 20 kali lebih besar diameter sudutnya daripada Bulan Purnama.

Walaupun dikatakan terlihat sebagai "awan", kenampakannya sangat jauh berbeda dengan awan yang sesungguhnya. Seperi citra yang dipotret astrofotografer Martin Marthadinata di langit atas Gunung Bromo di atas, galaksi kerdil Awan Magellan Besar nampak lebih terang dari bintang-bintang di sekitarnya.

Pada Desember ini, galaksi satelit Awan Magellan Besar akan mencapai titik tertinggi di langit sekitar tengah malam waktu setempat daerah Anda. Berada di deklinasi -69°45', menjadikannya paling mudah diamati di belahan Bumi selatan, termasuk Indonesia.

Di Indonesia, galaksi satelit ini bisa diamati mulai 19:02 waktu setempat, ketika ia berada di ketinggian 11° di atas cakrawala selatan daerah Anda. Dan kemudian, Awan Magellan Besar bakal mencapai titik tertinggi di langit pukul 23:52 waktu setempat, ketinggiannya 26° di atas cakrawala selatan.

Kabar baiknya, galaksi satelit Awan Magellan Besar akan muncul dengan magnitudo 0,9, sehingga dapat terlihat dengan mata telanjang dengan syarat lokasi pengamatan Anda bebas polusi cahaya dan cuaca cerah. Pengamatan terbaik bisa dilakukan menggunakan binokuler ataupun teleskop. Pengamatan di pegunugan maupun dataran tinggi sangat disarankan karena biasanya langit malam di lokasi-lokasi tersebut sangat bersih.

Selamat observasi!

Tidak ada komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.

Diberdayakan oleh Blogger.