Kiat Memotret Bima Sakti di Langit Perkotaan yang Berpolusi Cahaya

Galaksi Bima Sakti di langit penuh polusi di Singapura. Kredit: Justin Ng
Info Astronomy - Memotret bentangan galaksi Bima Sakti di langit yang gelap dan berawan bisa menjadi sebuah tantangan bagi siapapun, tetapi berusaha untuk memotret Bima Sakti di langit yang dipenuhi polusi cahaya di perkotaan kota sepertinya hampir mustahil. Namun, astrofotografer asal Singapura, Justin Ng, berbagi kiat berikut ini untuk Anda.

Singapura, khususnya, adalah salah satu kota yang paling tercemar polusi cahaya di dunia. Namun, itu bukan berarti seorang astrofotografer harus menyerah untuk menjepret bentangan galaksi Bima Sakti di atas kota yang terang. Tapi ternyata ada beberapa tips dan trik menggunakan kamera DSLR untuk menjepret Bima Sakti di langit perkotaan, seperti di Jakarta misalnya.

Citra Bima Sakti yang dipotret di Singapura di atas artikel ini adalah salah satu jepretan terbaik astrofotografer Justin Ng. Dan tahukah Anda? Daerah yang telah tercemar polusi cahaya bisa tidak memungkinkan sekaligus bermanfaat untuk astrofotografi pada saat yang bersamaan.

Polusi cahaya terus menjadi masalah yang terus tumbuh di kota-kota besar, jepretan yang Anda ambil pada langit berpolusi cahaya dapat membantu untuk mengingatkan orang-orang di seluruh dunia tentang pentingnya melestarikan keindahan langit malam.

Banyak tutorial menjelaskan bagaimana untuk memotret Bima Sakti di langit perkotaan, namun tidak memperhitungkan polusi cahaya yang berlebih. Oleh karena itu, seorang astrofotografer perlu belajar bagaimana melakukan pengolahan gambar yang lebih advance untuk memunculkan Bima Sakti di langit perkotaan yang berhasil dijepretnya.

Mulai Memotret Saat Larut Malam

Jumlah polusi cahaya biasanya mulai merendah beberapa jam sebelum fajar. Anda dapat mengambil keuntungan dari langit gelap selepas tengah malam atau selama jam-jam dini hari untuk mulai memotret. Pastikan Anda tahu di mana letak Bima Sakti sebelum mulai memotret.

Jangan lupa gunakan tripod untuk kamera Anda. Dan jika ada, Anda bisa menggunakan intervalometer atau shutter cable release agar kamera tidak goyang ketika Anda menekan rana.


Menemukan Lokasi Pusat Galaksi Bima Sakti

Mencari pusat galaksi Bima Sakti mungkin menjadi PR bagi mereka yang baru memulai mencoba dunia astrofotografi. Yang perlu diketahui adalah, pusat galaksi Bima Sakti terletak di antara rasi bintang Scorpius dan Sagittarius. Anda dapat menggunakan aplikasi astronomi berupa peta langit yang akan memandu Anda menemukan pusat galaksi. Anda dapat mengunduh aplikasinya di sini: InfoAstronomy.org/unduh

Cari Tahu Tingkat Polusi Cahaya Kota Anda

Jepretlah beberapa gambar sebagai uji coba untuk menentukan tingkat polusi cahaya dan seberapa terang langit malam di lokasi atau kota Anda. Tips untuk memotret Bima Sakti di area perkotaan adalah, Anda harus menunggu sampai ketinggian pusat Bima Sakti mencapai sekitar 35-40 derajat dari cakrawala. Pada saat itu, Bima Sakti sudah cukup tinggi di langit sehingga cahaya-cahaya di sekitar cakrawala tidak akan menutupi kenampakannya.

Kumpulkan Cahaya Sebanyak-banyaknya

Sebagai forografer, Anda mungkin mengetahui teknik fotografi bernama Expose To The Right (ETTR). Teknik ini akan membantu Anda mengumpulkan cahaya sebanyak-banyaknya pada kamera Anda agar bintang-bintang semakin jelas terlihat, namun memang teknik ini memiliki keterbatasan. Tapi tak ada salahnya mencoba, kan?

Olah Gambar

Mengolah gambar menjadi suatu tantang tersendiri. Ada tak banyak cara untuk pengolahan gambar, namun astrofotografer Justin Ng menunjukkan bagaimana Anda bisa melakukan ini tanpa membeli perangkat lunak tambahan yang mahal, tetapi cukup menggunakan perangkat lunak pengolah gambar semacam Photoshop.

1. Ini adalah jepretan astrofotografer Justin Ng dengan teknik ETTR yang dijelaskan di atas. Nampak langit benar-benar terang. Di mana Bima Saktinya ya?

Jepretan ETTR dengan pengaturan 16mm / F2.8 / 9s / ISO6400. Kredit: Justin Ng
2. Anda perlu menormalkan atau mengolah jepretan ETTR. Dan tebak apa yang akan muncul setelah gambar ETTR di atas diolah sedemikian rupa? Bima Sakti yang samar!

Gambar atau jepretan ETTR yang telah diolah. Kredit: Justin Ng
3. Tambahkan atau atur white balance.

Setelah pengaturan white balance. Kredit: Justin Ng
4. Klik Image > Adjustments > HDR Toning. Kemudian bermain-mainlah dengan Detail Slider untuk mencapai tampilan olahan gambar yang Anda inginkan. Anda juga dapat menggunakan fitur dehaze pada Photoshop CC untuk mencapai hasil yang Anda inginkan.

Gambar yang telah diolah dengan HDR Toning. Kredit: Justin Ng
5. Bermain-mainlah dengan fitur Level and Curves untuk menampilkan detail dari Bima Sakti dan fitur mask untuk menjaga detail dari Bima Sakti itu sendiri. Terlihat, kan, perbedaan gambar pertama di atas dengan gambar di bawah ini yang sudah diolah?

Gambar yang diolah dengan Level and Curves. Kredit: Justin Ng
Believe in nothing is impossible. Di langit yang penuh polusi cahaya pun kita masih bisa memotret bentangan galaksi Bima Sakti. Kuncinya adalah kemampuan Anda untuk memotret dan mengolah gambar yang Anda potret. Semoga kiat ini bermanfaat, selamat berburu Bima Sakti!

Baca juga: Kiat Memotret Bima Sakti di Langit Malam
Kiat Memotret Bima Sakti di Langit Perkotaan yang Berpolusi Cahaya Kiat Memotret Bima Sakti di Langit Perkotaan yang Berpolusi Cahaya Reviewed by Riza Miftah Muharram on 7/29/2016 10:09:00 AM Rating: 5