Membuat Proyeksi Lubang Jarum untuk Pengamatan Gerhana Matahari

Proyeksi lubang jarum dengan karton dan HVS. Ilustrator: Info Astronomy, Time And Date
Info Astronomy - Gerhana Matahari 9 Maret 2016 semakin ditunggu-tunggu, sudahkah Anda menyiapkan kacamata Matahari untuk mengamatinya? Jika belum, ada alternatif lain. Yakni proyeksi lubang jarum! Alat penglihat gerhana berupa proyeksi lubang jarum mudah untuk dilakukan dan, secara umum, merupakan cara yang paling mudah dan aman untuk melihat gerhana hampir tanpa biaya.

Kekurangannya adalah gambar atau proyeksi gerhana Matahari yang dihasilkan sangat kecil, tetapi cara ini cocok untuk anak-anak dan remaja muda yang akan menikmati proses menyiapkan proyektor lubang jarum kemudian menggunakannya. Hal ini juga bisa jadi sarana edukasi bagi siapapun yang mau melihat gerhana Matahari.

Tutorial Membuat Proyeksi Lubang Jarum

Bahan-bahan yang dibutuhkan:
  • Kertas karton tebal
  • Kertas HVS putih polos, atau dua-duanya boleh karton saja
  • Jarum
  • Gunting atau cutter

Cara membuat:
  • Potong karton menjadi persegi agar nyaman untuk dipegang, jangan terlalu kecil.
  • Tusuk kertas karton tepat di tengah-tengahnya menggunakan jarum (atau paku payung jika tidak ada jarum). Pastikan lubang kecil tusukan tadi itu bulat cukup sempurna.
  • Berdirilah membelakangi Matahari, pegang kertas karton yang telah dilubangi tadi ke bahu atau atas kepala Anda, pastikan arahnya pas dengan arah Matahari.
  • Lembar kertas HVS putih akan menjadi layarnya. Pegang agak jauhan dari tubuh Anda dengan tangan yang tidak memegang karton berlubang jarum sehingga bayangan Matahari terproyeksikan pada kertas HVS tadi melalui lubang jarum.
  • Untuk membuat bayangan Matahari menjadi lebih besar, jauhkan kertas HVS yang menjadi layar dari lembar karton berlubang jarum.

Membuat Proyeksi Lubang Jarum dengan Kardus Sepatu

Proyeksi lubang jarum di atas mungkin terlalu sederhana, jika Anda mau yang lebih keren dan seru, Anda bisa menggunakan kardus sepatu atau kardus bekas air mineral. Bagaimana cara membuatnya? Simak tutorialnya di bawah ini!

Proyeksi lubang jarum dengan dus. Ilustrator: Time And Date
Bahan-bahan yang dibutuhkan:
  • Sebuah kotak kardus panjang. Anda dapat menggabungkan dua kardus menjadi satu. Semakin panjang kotak kardus, semakin besar bayangan Matahari yang diproyeksikan.
  • Gunting.
  • Lakban.
  • Alumunium foil.
  • Jarum atau paku payung.
  • Gunting atau cutter.
  • Selembar kertas HVS putih.

Cara membuat:
  • Potong salah satu sisi kardus berbentuk persegi panjang (persis seperti ilustrasi kedua di atas).
  • Potong juga alumunium foil dengan ukuran yang sedikit lebih besar dari persegi panjang di kardus tadi. Pastikan alumunium foilnya tidak berkerut.
  • Tempel alumunium foil di atas lubang persegi panjang yang baru saja dibuat pada kardus dengan lakban.
  • Gunakan jarum atau paku payung untuk membuat lubang tepat di tengah alumunium foil.
  • Tempatkan selembar kertas HVS di sisi ujung kotak yang tidak dilubangi.
  • Buat lubang di sisi bawah kardus dengan ukuran yang muat untuk dilihat kedua mata Anda.
  • Berdirilah membelakangi Matahari, arahkan alumunium foil berlubang jarum ke arah Matahari. Sesuaikan posisi Anda sampai Anda melihat bayangan Matahari tercermin pada kertas HVS dalam kotak.

Nah, itulah tutorial membuat proyeksi lubang jarum yang sangat aman untuk melihat Matahari. Hindari melihat gerhana Matahari menggunakan pantulan air di baskom atau ember, sebab cara tersebut sama sekali tidak mengurangi intensitas cahaya Matahari yang diterima mata Anda.

Sekadar informasi, 12 provinsi di Indonesia akan dilalui jalur Gerhana Matahari Total (GMT), dan sisa provinsi lainnya akan dilalui Gerhana Matahari Sebagian (GMS). Provinsi-provinsi yang dilalui GMT adalah Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, dan Bangka Belitung. Selain itu, semua provinsi di Kalimantan (kecuali Kalimantan Utara), Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara juga dilintasi. Namun, tidak semua daerah di provinsi itu dilintasi jalur totalitas gerhana.

Untuk daerah-daerah yang dilintasi dari 12 provinsi di atas adalah, Palembang (dengan durasi gerhana 1 menit 52 detik), Belitung (2 menit 10 detik), Balikpapan (1 menit 9 detik), Luwuk (2 menit 50 detik), Sampit (2 menit 8 detik), Palu (2 menit 4 detik), Ternate (2 menit 39 detik), Bangka (2 menit 8 detik), Palangkaraya (2 menit 29 detik), Poso (2 menit 40 detik), serta Halmahera (1 menit 36 detik).

Sementara itu, wilayah yang mendapat GMS adalah Padang (95,43%), Bandung (88,76%), Denpasar (76,53%), Kupang (65,49%), Surabaya (83,08%), Banjarmasin (98%), Manado (96,66%), Jakarta (88,76%), Pontianak (92,96%), Makassar (88,54%), serta Ambon (86,90%), termasuk daerah sekitarnya yang berdekatan.

Unduh ebook panduan dan informasi Gerhana Matahari 9 Maret 2016 pada tautan ini: infoastronomy.org/gerhana-2016
Membuat Proyeksi Lubang Jarum untuk Pengamatan Gerhana Matahari Membuat Proyeksi Lubang Jarum untuk Pengamatan Gerhana Matahari Reviewed by Riza Miftah Muharram on 2/16/2016 07:23:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.