Mengenal Gugus Bintang Bola

Ilustrasi gugus bola. Kredit: Riza/InfoAstronomy.org
Info Astronomy - Bintang-bintang di alam semesta senang hidup berkelompok. Kelompok bintang inilah yang dikenal sebagai gugus bintang. Nah, ada beberapa jenis gugus bintang di alam semesta, salah satunya adalah gugus bintang bola.

Gugus bintang bola, atau disebut gugus bola saja, merupakan kelompok bintang-bintang masif dan berusia tua yang saling terikat secara gravitasi. Sebutan gugus bola sendiri berasal dari bentuknya yang memang simetris seperti bola. Interaksi gravitasi antarbintang di gugus inilah yang berperan membentuk gugusan seperti bola. Gugus bola juga merupakan jenis gugus bintang yang terbesar dan paling masif.

Dalam sejarah, gugus bola pertama yang ditemukan merupakan Messier 22, sebuah gugus bola di rasi bintang Sagitarius, yang penemuannya berhasil dilakukan pada tahun 1665. Setelah penemuan itu, diketahuilah bahwa di galaksi Bimasakti ada sangat banyak gugus bola.

Ya, galaksi Bimasakti mengandung lebih dari 150 gugus bola (walau pun jumlah ini tidak pasti karena mungkin masih ada banyak gugus bola yang belum ditemukan). Menariknya, sekitar sepertiga dari seluruh gugus bola di galaksi kita ini berada di dekat area pusat galaksi.

Gugus bola juga merupakan sebuah objek alam semesta yang sangat bercahaya. Luminositas mereka rata-rata setara dengan sekitar 25.000 kali luminositas Matahari kita. Mengapa bisa seterang itu? Jelas karena mereka terdiri atas jutaan hingga miliaran bintang. Bintang paling terang pada sebuah gugus bola adalah raksasa merah, bintang merah terang dengan magnitudo absolut −2, sekitar 600 kali kecerahan Matahari.

Sementara itu, massa gugus bola diukur dengan menentukan dispersi dalam kecepatan bintang individu, yang hasilnya bisa berkisar dari beberapa ribu hingga lebih dari satu juta kali massa Matahari. Sebuah gugus bintang juga berukuran begitu besar, dengan diameter mulai dari 10 hingga 300 tahun cahaya.

Kebanyakan bintang pada sebuah gugus bola sangat terkonsentrasi pada area pusat mereka. Kepadatan area pusat gugus bola bahkan bisa mencapai sekitar dua bintang dalam jarak satu tahun cahaya saja. Berbeda dengan Matahari yang bintang terdekatnya, Proxima Centauri, berjarak sekitar 4,2 tahun cahaya.

Bintang-bintang pada sebuah gugus bola juga biasanya memiliki usia yang sama, karena mereka terbentuk secara bersama-sama pula. Nah, bintang-bintang itu kebanyakan merupakan bintang Populasi II, yaitu bintang-bintang tua, yang usianya bisa mencapai 11 miliar hingga 13 miliar tahun.

Gugus bola diklasifikasikan berdasarkan peningkatan kelimpahan logam. Kelimpahan logam biasanya lebih tinggi untuk gugus bola yang berada di dekat pusat galaksi daripada bagi mereka yang berada di halo (area terluar dari galaksi).

Jumlah helium juga dapat berbeda dari satu gugus bola ke gugus bola lainnya. Hidrogen dalam bintang-bintang pada gugus bola diperkirakan berjumlah 70–75 persen massa, helium 25–30 persen, dan unsur-unsur yang lebih berat sekitar 0,01–0,1 persen.

Nah, itulah sedikit informasi mengenai gugus bola. Semoga menambah wawasanmu~
BERIKAN KOMENTAR ()