Mesin Waktu Itu Bernama Teleskop Antariksa James Webb

Ilustrasi Teleskop Antariksa James Webb. Kredit: NASA/JPL-Caltech
Info Astronomy - Jika Anda bisa membangun mesin waktu, seperti apa tampilannya? Mungkin, seharusnya terlihat seperti teleskop. Saat ini, sebuah teleskop antariksa besar sedang dibangun, dan para astronom berharap bisa menggunakannya untuk melihat kembali ke masa lalu alam semesta.

Adalah NASA, lembaga antariksa AS, yang kini sedang membangun Teleskop Antariksa James Webb. Dilengkapi cermin yang berukuran tujuh kali lebih besar dari Teleskop Antariksa Hubble, James Webb akan menjadi teleskop antariksa terbesar yang pernah ada.

Namun, masa lalu alam semesta yang akan diamati oleh James Webb akan terlihat dalam cahaya inframerah, bentuk cahaya yang tersembunyi dari mata manusia.

Teleskop Antariksa James Webb adalah suatu proyek raksasa yang kompleks. Teleskop ini akan sangat besar, bahkan seukuran pesawat jet, dan ia harus super-dingin. Karena teleskop ini akan mempelajari panas inframerah, cerminnya harus dijaga suhunya agar selalu dekat dengan nol mutlak, atau minus dua ratus tujuh puluh tiga derajat Celsius.

Direncanakan meluncur tahun ini, namun NASA menundanya sehingga peluncuran baru akan dilakukan pada tahun 2019 mendatang. NASA kini masih membangun James Webb di Goddard Space Center, Washington DC, AS.

Melihat ke Masa Lalu?

Menurut Jonathan Gardner, seorang ilmuwan proyek Teleskop Antariksa James Webb, mengungkapkan bagaimana teleskop antariksa ini bisa melihat ke masa lalu.

"Kita dapat melihat kembali ke masa lalu dengan teleskop ini karena cahaya membutuhkan waktu untuk sampai dari asalnya ke sini. Jadi, saat kita melihat lebih jauh dan lebih dalam ke alam semesta, Anda sedang melihat kondisi alam semesta atau kondisi benda langit di masa lalunya," kata Gardner.

Sederhana sebenarnya, hal ini bisa terjadi karena kecepatan cahaya. Ketika kita melihat benda-benda angkasa yang jaraknya sangat jauh dari kita, cahaya dari benda yang sedang kita amati tersebut merupakan cahayanya dari masa lalu, sehingga apa yang kita lihat pada benda itu sekarang bukanlah keadaannya saat ini, melainkan beberapa waktu lalu (tergantung kapan cahaya itu dipancarkan olehnya).

Sebagai contoh, Alpha Centauri, yang merupakan sistem bintang terdekat dengan Bumi kita ini berada pada jarak sekitar sekitar 4 tahun cahaya dari Bumi, yang mana berarti cahaya yang kita lihat pada Alpha Centauri saat ini merupakan cahayanya 4 tahun yang lalu. Bila ada hal yang terjadi pada bintang tersebut detik ini, kita baru mengetahuinya pada 4 tahun mendatang.

Bahkan, cahaya dari Matahari membutuhkan waktu sekitar 8 menit untuk mencapai kita di Bumi, sehingga ketika Anda melihat ke Matahari, Anda sebenarnya melihat keadaan Matahari 8 menit yang lalu!
Teleskop Antariksa James Webb memungkinkan kita untuk melihat cukup jauh, yakni melihat alam semesta saat masa mudanya dan bahkan melihat kembali ke suasana Big Bang.

James Webb ini memiliki tiga kamera inframerah yang sangat sensitif. Tapi mungkin bagian yang paling menarik adalah cermin selebar 6,5 meter. Terbuat dari berilium ringan, cermin tersebut dilapisi emas, dan terbagi menjadi delapan belas bagian yang saling terhubung.

Instrumen ilmiah yang kuat ini akan tersedia bagi ilmuwan di seluruh dunia. Setiap astronom di universitas, instansi, atau negara manapun nantinya dapat mengirimkan proposal untuk apa yang ingin mereka lakukan dengan Teleskop Antariksa James Webb.

Jonathan Gardner mengatakan bahwa James Webb akan membantu para ilmuwan mempelajari bagaimana galaksi pertama terbentuk dan seperti apa bentuknya. Bahkan mungkin hal-hal yang tidak pernah diprediksi oleh para ilmuwan sebelumnya akan ditemukan oleh teleskop raksasa ini.

Mesin waktu itu bukanlah sebuah mobil DeLorean, mesin waktu itu bernama Teleskop Antariksa James Webb.


Sumber: NASA, Futurism, Space.com.
Mesin Waktu Itu Bernama Teleskop Antariksa James Webb Mesin Waktu Itu Bernama Teleskop Antariksa James Webb Reviewed by Riza Miftah Muharram on 1/12/2018 10:49:00 AM Rating: 5

Hype - Jangan Lewatkan!