Header Ads

Supernova Tipe Ia Baru Berhasil Ditemukan

Baca Juga

Supernova SN SCP16C03. Kredit: Rubit et al., 2017
Info Astronomy - Dengan menggunakan lensa gravitasi, sekelompok astronom internasional telah mendeteksi supernova Tipe Ia baru. Supernova jenis baru ini ditemukan di belakang sebuah gugus galaksi yang dikenal sebagai MOO J1014+0038. Apa yang bisa kita pelajari dari supernova ini?

Sekadar informasi, lensa gravitasi terjadi saat massa besar dari sebuah objek besar di latar depan melengkungkan jalur cahaya dari objek latar bekalang. Metode ini sering digunakan untuk mendeteksi objek alam semesta yang berada sangat jauh.

Gugus galaksi besar sering berfungsi sebagai lensa gravitasi yang dapat meningkatkan kecerahan objek latar belakang yang jauh. Gravitasi dari gugus galaksi yang besar membuat pandanganan terhadap objek-objek jauh menjadi lebih terang dan lebih besar.

Dan baru-baru ini, tim astronom yang dipimpin oleh David Rubin dari Space Telescope Science Institute (STScI) di Baltimore, Maryland, AS telah menggunakan sebuah gugus galaksi masif tersebut untuk menilik adanya supernova tipe baru di belakangnya.

Menurut studi ini, supernova jenis ini dapat ditemukan dalam sistem biner di mana salah satu bintang anggotanya adalah bintang kerdil putih. Supernova Tipe Ia penting bagi penelitian ilmiah karena mereka menawarkan petunjuk penting tentang evolusi bintang dan galaksi. Menemukan Tipe Ia baru ini dengan begitu telah membuka wawasan baru.

Rubin dan rekan-rekannya telah memantau 12 gugus galaksi masif dengan instrumen Wide Field Camera 3 (WFC3) yang berada di Teleskop Antariksa Hubble. Pengamatan ini juga dilengkapi dengan analisa gambar yang tersedia di Massive and Distant Clusters of WISE Survey.

Para astronom ini lantas menemukan sebuah supernova dengan pergeseran merah 2,22 di belakang gugus galaksi MOO J1014+0038. Pengamatan fotometri dan spektroskopi lanjutan yang dilakukan dengan menggunakan Hubble dan spektograf resolusi menengah di Very Large Telescope (VLT) di Cile membenarkan bahwa benda yang baru ditemukan tersebut adalah supernova tipe Ia.

Yang membuatnya berbeda adalah, seperti dikutip dari jurnal penelitiannya, supernova yang baru terdeteksi ini merupakan supernova dengan pergeseran merah tertinggi. Sejauh ini, pergeseran merah sebuah supernova tipe Ia selalu diketahui lebih rendah dari 1,39.

Selain itu, supernova yang dinamai sebagai SN SCP16C03 ini juga merupakan supernova Tipe Ia yang paling terang yang pernah ditemukan di balik gugus galaksi sampai saat ini.

Supernova sendiri adalah ledakan dari suatu bintang di sebuah galaksi yang memancarkan energi lebih banyak daripada nova. Peristiwa supernova ini menandai berakhirnya riwayat suatu bintang. Ada beberapa jenis supernova, Tipe I dan II bisa dipicu dengan satu dari dua cara, baik menghentikan atau mengaktifkan produksi energi melalui fusi nuklir.

Setelah inti bintang yang sudah tua berhenti menghasilkan energi, maka bintang tersebut akan mengalami keruntuhan gravitasi secara tiba-tiba menjadi lubang hitam atau bintang neutron, dan melepaskan energi potensial gravitasi yang memanaskan dan menghancurkan lapisan terluar bintang.


Sumber: Phys.org

Tidak ada komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.

Diberdayakan oleh Blogger.