Fosil Peninggalan Masa-masa Awal Galaksi Bima Sakti Ditemukan

Gugus bintang Terzan 5. Kredit: NASA/ESA/Hubble/F. Ferraro
Info Astronomy - Ada sebuah persamaan yang menarik antara astronomi dengan arkeologi, yakni kita bisa belajar tentang sejarah masa lalu melalui "peninggalan kuno". Seperti para astronom Eropa saat ini, yang berhasil mempelajari masa-masa awal Bima Sakti dengan meneliti bintang-bintang tua.

Sebuah sisa fosil atau peninggalan bintang-bintang di galaksi Bima Sakti yang berusia begitu tua berhasil ditemukan oleh tim astronom internasional. Sistem bintang ini menyerupai gugus bintang bola, tapi tidak seperti gugus bintang lainnya yang telah diketahui. Gugus ini berisi bintang sangat mirip dengan bintang paling kuno di Bima Sakti.

Dinamai sebagai gugus bintang Terzan 5 dan terletak kurang lebih sekitar 19.000 tahun cahaya dari Bumi, sistem bintang ini sebenarnya memang telah diklasifikasikan sebagai gugus bola sejak empat puluh sekian tahun sejak ditemukan pertama kali. Namun sekarang, sebuah tim astronom internasional yang dipimpin astronom Italia telah menemukan bukti bahwa Terzan 5 ternyata tidak seperti gugus bola pada umumnya.

Tim astronom internasional ini telah meneliti seluruh data dari Advanced Camera for SurveysWide Field Camera 3 pada Teleskop Antariksa Hubble, serta data dari beberapa teleskop berbasis darat lainnya. Tim akhirnya menemukan bukti kuat bahwa ada dua jenis bintang yang berbeda di Terzan 5 yang tidak hanya berbeda dalam unsur-unsur yang dikandungnya, melainkan gap usia sekitar 7 miliar tahun.

Usia dari dua populasi bintang yang berbeda pada Terzan 5 ini menunjukkan bahwa proses pembentukan bintang di Terzan 5 tidak terjadi secara terus-menerus, melainkan didominasi oleh dua proses yang berbeda dari pembentukan bintang.

Sifat yang tidak biasa ini membuat Terzan 5 menjadi sebuah calon ideal sebagai fosil hidup yang bisa diteliti untuk mengetahui masa-masa awal dari galaksi Bima Sakti. Teori terkemuka saat ini tentang pembentukan galaksi kita adalah, pada awalnya, ada gumpalan besar gas dan bintang yang berinteraksi untuk membentuk tonjolan primordial dari Bima Sakti, lalu semua itu bergabung dan menjadi galaksi.

"Fosil galaksi tersebut memungkinkan para astronom untuk merekonstruksi bagian penting dari sejarah Bima Sakti kita," kata Francesco Ferraro dari University of Bologna, Italia, dan penulis utama studi tersebut.

Sifat-sifat Terzan 5 sebagai sebuah gugus bintang bola jarang muncul dalam sebuah gugus bintang bola pada umumnya. Terzan 5 cenderung sangat mirip dengan populasi bintang yang dapat ditemukan di tonjolan galaksi (galactic bulge), sebuah wilayah padat di tengah Bima Sakti. Kesamaan ini bisa membuat Terzan 5 menjadi benda paling awal yang terbentuk di Bima Sakti.

Asumsi ini diperkuat oleh massa keseluruhan Terzan 5. Massanya, yang sekitar 2 juta kali massa Matahari, mirip dengan gumpalan besar yang diasumsikan telah terbentuk pada tonjolan galaksi selama pembentukan Bima Sakti sekitar 12 miliar tahun yang lalu. Namun, entah bagaimana, Terzan 5 seperti telah "diawetkan" di Bima Sakti.

Penemuan Terzan 5 ini membuka jalan bagi para astronom untuk memperbaiki pemahaman yang lebih baik dan lebih lengkap dari bagaimana galaksi Bima Sakti maupun galaksi-galaksi lainnya bisa terbentuk. Terzan 5 sendiri terletak di rasi bitnang Sagittarius ke arah pusat Bima Sakti. Terzan 5 diketahui memiliki jalur orbit yang rumit dalam mengelilingi pusat galaksi kita.
Fosil Peninggalan Masa-masa Awal Galaksi Bima Sakti Ditemukan Fosil Peninggalan Masa-masa Awal Galaksi Bima Sakti Ditemukan Reviewed by Riza Miftah Muharram on 9/09/2016 01:25:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.