HARI INI 1975: Uni Soviet Sukses Luncurkan 2 Wahana Antariksa ke Planet Venus

Wahana pendarat dan pengorbit Venera 9 milik Uni Soviet sebelum diluncurkan. Kredit: Wikimedia Commons
Info Astronomy - Tepat 41 tahun yang lalu, Uni Soviet berhasil meluncurkan Venera 9 (Венера-9), dua buah wahana antariksa tak berawak untuk misi luar angkasa menuju Planet Venus. Venera 9 terdiri dari sebuah wahana pengorbit dan pendarat. Wahana pengorbit sukses mengorbit Venus, dan wahana pendarat sukses mendarat di Venus.

Venera 9 diluncurkan pada 8 Juni 1975 09:38 WIB, memiliki massa total keduanya sekitar 4.936 kg. Wahana pengorbit Venera 9 menjadi benda buatan manusia pertama dalam sejarah yang mampu mengorbit Venus, sementara wahana pendarat Venera 9 menjadi benda buatan manusia pertama yang berhasil mengirim sebuah citra dari permukaan planet lain.

Wahana Pengorbit

Wahana pengorbit Venera 9 terdiri dari silinder dengan dua sayap panel surya dan antena parabola yang melekat pada permukaan melengkung. Sebuah komponen berbentuk lonceng memegang sistem propulsi melekat pada bagian bawah silinder, dan yang terpasang di atas adalah sebuah bola dengan diameter sekitar 2,4 yang berisi wahana pendarat.

Wahana pengorbit memasuki orbit Venus pada 20 Oktober 1975. Misinya adalah untuk sebagai menyampaikan dan menerima komunikasi untuk wahana pendarat dan untuk mengeksplorasi lapisan awan dan parameter atmosfer Venus dengan beberapa instrumen dan eksperimen. Wahana pengorbit Venera 9 berhasil melakukan 17 misi survei sejak tanggal 26 Oktober hingga 25 Desember 1975.

Wahana Pendarat

Pada tanggal 20 Oktober 1975, wahana antariksa pendaratan Venera 9 dipisahkan dari wahana pengorbit, dan mendarat di planet Venus pada 22 Oktober 1975 pada pukul 12:13 WIB. Wahana pendarat Venera 9 mendarat dalam radius 150 km dari 31,01°LU 291,64°BT, pada sebuah permukaan berbatu.

Wahana pendaratan Venera 9 adalah wahana antariksa pertama yang sukses mengirimkan kembali sebuah citra yang ia potret dari permukaan planet lain.
Citra permukaan planet Venus yang dipotret wahana pendarat Venera 9. Kredit: Wikimedia Commons
Karena luar biasa panasnya suhu di permukaan Venus, wahana antariksa pendarat Venera 9 hanya mampu bertahan selama 53 menit setelah pendaratan saja. Setelahnya, kontak radio dengan wahana pengorbit langsung hilang.

Namun begitu, wahana pendarat Venera 9 berhasil mengirimkan data ilmiah seperti pengukuran awan di Venus yang memiliki tebal 30-40 km dengan basis ketinggian di 30-35 km dari permukaan. Wahana pendarat juga mengukur komposisi kimia pada atmosfer Venus yang memiliki unsur-unsur asam klorida, asam fluorida, brom, dan yodium.

Pengukuran lainnya termasuk juga tekanan permukaan sekitar 90 atmosfer (9 MPa), suhu permukaan 485° C, dan intensitas cahaya Matahari pada permukaan Venus ternyata sebanding dengan yang diterima di khatulistiwa Bumi pada musim panas yang berawan.

Saat ini, wahana antariksa Venera sudah tidak beroperasi. Satu-satunya wahana antariksa yang beroperasi di orbit Venus adalah wahana antariksa Akatsuki milik Jepang. Selama dua tahun, Akatsuki akan menjalankan misi untuk mempelajari cuaca dan permukaan Venus secara detail.

"Begitu kami dapat menjelaskan struktur Venus, kami akan bisa memahami Bumi dengan lebih baik," kata Takeshi Imamura, ilmuwan proyek Akatsuki dalam pernyataan yang dirilis oleh JAXA. "Misalnya, kami mungkin dapat menemukan alasan mengapa hanya bumi yang mampu mempertahankan samudra, dan mengapa hanya di bumi kehidupan bisa begitu berlimpah."
HARI INI 1975: Uni Soviet Sukses Luncurkan 2 Wahana Antariksa ke Planet Venus HARI INI 1975: Uni Soviet Sukses Luncurkan 2 Wahana Antariksa ke Planet Venus Reviewed by Riza Miftah Muharram on 6/08/2016 08:30:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.