Sepanjang Februari, Lima Planet Tata Surya Masih Hiasi Langit Bumi

Konjungsi planet-planet Tata Surya. Kredit: Martin Marthadinata
Info Astronomy - Sepanjang Januari kemarin, kita disuguhkan pemandangan lima planet Tata Surya di langit malam. Dan Februari ini, kelima planet tersebut--Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, Saturnus--masih menghiasi langit. Penasaran ingin mengamati mereka semua? Berikut ulasannya.

Merkurius di atas horison Timur di langit pagi. Merkurius akan terlihat cukup tinggi di langit Februari 2016 ini, sebab Merkurius akan mencapai titik elongasi barat tertingginya pada 7 Februari 2016. Itu artinya, Februari merupakan saat yang tepat untuk melihat planet terdekat Matahari ini.

Apa itu elongasi barat tertinggi? Sebuah planet dalam dikatakan berelongasi barat apabila letaknya di langit dilihat dari Bumi berada disebelah barat Matahari. Dengan elongasi barat tertinggi Merkurius, itu artinya planet ini akan terbit lebih dulu dibanding Matahari.

Untuk mengobservasi Planet Merkurius di langit Timur saat sebelum fajar tiba, ia akan bersinar terang di magnitudo -1,9, cukup terang untuk diamati dengan mata telanjang! Dari Indonesia, Merkurius akan terbit pada pukul 04:08 waktu lokal, lalu mencapai ketinggian 20° di atas ufuk Timur sebelum Matahari terbit pada 05:41 waktu lokal.

Jika diamati dengan mata telanjang, Planet Merkurius akan nampak bagai titik kecil berwarna putih yang cahayanya tidak berkelap-kelip. Tidak jauh di atas Merkurius saat di titik elongasi baratnya, ada Planet Venus yang muncul bagai bintang paling terang di langit Bumi.

Venus, obyek langit paling terang di Timur sebelum Matahari terbit. Tidak peduli di mana Anda berada di Bumi, inilah obyek langit yang sangat untuk ditemukan dengan mata telanjang: Venus! Venus adalah obyek ketiga paling terang kenampakannya di langit setelah Matahari dan Bulan.

Namun sayangnya, Venus berkedudukan cukup rendah di langit Bumi sepanjang Februari 2016 ini. Planet yang juga dijuluki "Bintang Kejora" ini bisa diamati mulai pukul 05:00 waktu lokal daerah Anda, ia akan berada di atas 10° dari ufuk Timur. Kenampakannya adalah bagai bintang paliiiiiiiiiiiiiiiiing terang.

Mars yang merah merona. Mars memang tidak seterang Venus, meski begitu, Mars cukup mudah terlihat di langit karena cahayanya merahnya yang khas. Pada awal-awal Februari ini, Mars akan berada di dekat Bulan sabit tua. Ia akan berada di sisi Barat Bulan pada dinihari tanggal 2 Februari 2016.

Planet Merah, begitu julukannya, sudah bisa diamati mulai pukul 01:00 waktu lokal daerah Anda sepanjang Februari 2016. Kenampakannya bagai bintang kemerahan yang cukup terang (magnitudo +0,5), cahayanya juga tidak berkelap-kelip dan bisa dengan mudah dilihat dengan mata telanjang.

Menariknya, kenampakan Mars akan semakin terang dari malam ke malam, hingga akhirnya planet tetangga Bumi ini memuncak kecerlangannya pada bulan Mei 2016. Percaya atau tidak, Mars akan seterang cahaya Jupiter saat ini!

Jupiter, terbit sebelum tengah malam. Jupiter adalah planet pertama yang muncul di langit Bumi pada Februari 2016, planet termasif di Tata Surya ini akan terbit di Timur sebelum tengah malam waktu setempat pada awal-awal Februari. Jupiter bahkan sudah bisa dilihat di langit Timur pada pukul 22:00 waktu lokal daerah Anda.

Walaupun Jupiter merupakan planet terbesar, di langit Bumi ia hanya akan nampak bagai titik terang kekuningan. Jika Anda memiliki teropong atau teleskop, Anda akan cukup mudah untuk melihat Jupiter bersama empat satelit alami terbesar yang dimilikinya, yang terlihat seperti titik-titik cahaya di dekat Jupiter. Mereka sering disebut satelit Galilean untuk menghormati Galileo, yang menemukan ini keempat satelit Jovian ini pada tahun 1610. Mereka adalah Io, Europa, Ganymede dan Callisto.

Saturnus ditemani Antares. Saturnus akan mulai terbit sekitar tiga jam sebelum Matahari terbit. Pada 4 Februari 2016 nanti, Saturnus akan berada di dekat Bulan sabit di langit Timur sehingga akan lebih mudah dtemukan. Namun, jangan berharap Anda akan melihat cincin Saturnus yang megah, Saturnus hanya akan muncul bagai titik terang putih kekuning-kuningan.

Manfaatkan bintang Antares yang kemerahan untuk menemukan Saturnus. Selama pekan pertama Februari, Saturnus akan berkedudukan di sebelah Utara dari bintang Antares. Untuk membedakan, tentu saja Antares cahayanya berkelap-kelip dengan warna merah, sedangkan Saturnus cahayanya konstan.

Saturnus, juga merupakan planet terjauh di Tata Surya yang dapat dengan mudah melihat dengan mata telanjang, Uranus dan Neptunus terlalu jauh dan terlalu redup.

Mengapa kita bisa melihat planet-planet ini? Karena kita memiliki Matahari, dan seluruh planet-planet ini mengelilingi Matahari. Sama seperti Bulan, planet-planet tidak menghasilkan cahaya sendiri, melainkan mereka memantulkan cahaya yang mereka terima dari Matahari ke mata kita. Itulah sebabnya kita bisa melihat Bulan dan planet-planet ini di langit.

Oh iya, pastikan langit cerah saat pengamatan, kelima planet ini bisa disaksikan di seluruh Indonesia dengan mata telanjang maupun teleskop. Usahakan juga Anda mengamati di lokasi yang langit Timurnya bebas bangunan tinggi ataupun gunung. Kenampakan lima planet Tata Surya ini tidak membawa dampak negatif secuilpun bagi Bumi.

Selamat berburu planet!
Sepanjang Februari, Lima Planet Tata Surya Masih Hiasi Langit Bumi Sepanjang Februari, Lima Planet Tata Surya Masih Hiasi Langit Bumi Reviewed by Riza Miftah Muharram on 2/01/2016 02:27:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.