Jumlah Bintang di Alam Semesta Terus Berkurang, Menurut Studi

Jumlah Bintang di Alam Semesta Terus Berkurang, Menurut Studi
Kredit: NASA
Info Astronomy -Selama ini, para astronom memang telah mengetahui bahwa jumlah bintang di angkasa terus berkurang. Bintang tua cahayanya semakin redup, sementara bintang baru tidak terbentuk.

Terhadap kenyataan itu, tim ilmuwan dari Australia melakukan peneltian untuk menemukan penyebabnya, dan ternyata jumlah bintang yang terus berkurang disebabkan karena berkurangnya molekul hidrogen di dalam galaksi.

Dr. Robert Braun, salah satu peneliti, menggunakan radio teleskop Mopra di New South Wales untuk membandingkan galaksi-galaksi. Ia menemukan galaksi baru mengandung lebih banyak molekul gas hidrogen dibanding galaksi lama.

Bintang terbentuk dari awan berisi debu dan gas yang sangat besar, dan bersinar karena ada proses pembakaran hidrogen menjadi helium. Ketika hidrogen habis, tekanan akan menurun, dan bintang pun lama-lama akan mati.

Lalu mengapa jumlah hidrogen berkurang? Berdasarkan studi, berkurangnya gas hidrogen dan formasi bintang diperkirakan mulai terjadi sejak ukuran jagat raya semakin cepat berkembang, dan galaksi-galaksi jadi kesulitan menangkap gas.


Referensi: Belajar Sampai Mati: Mengapa Jumlah Bintang Terus Berkurang?
Jumlah Bintang di Alam Semesta Terus Berkurang, Menurut Studi Jumlah Bintang di Alam Semesta Terus Berkurang, Menurut Studi Reviewed by Riza Miftah Muharram on 1/17/2015 03:00:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.