Mengenal Gunung Berapi di Io

Mengenal Gunung Berapi di Io
Io, satelit alami Jupiter. Kredit: NASA
Info Astronomy - Bagi yang sudah jauh mengenal astronomi, pasti tidak asing lagi dengan obyek alam semesta bernama Io. Yang belum tahu, Io adalah salah satu dari satelit alami Jupiter.

Io juga merupakan satelit keempat terbesar di Tata Surya. Panjang diameter Io adalah 3.642 kilometer. Io memiliki lebih dari 400 gunung berapi aktif, sehingga ia adalah obyek yang secara geologis paling aktif di Tata Surya.

Kali ini akan membahas warna dari satelit Io. Gambar di atas menunjukan warna Io yang sejati-nya yang diambil pada juli 1999 oleh pesawat luar angkasa Galileo yang mengorbit pada tahun 1995 sampai 2003 lalu.

Warna Io berasal dari belerang dan silikat batu cair. Permukaan yang tidak biasa di Io ini diyakini sangat muda atau baru terbentuk akibat aktivitas gunung berapinya.

Kekuatan gravitasi pasang-surut dari Jupiter dapat melebarkan Io dan meredam getaran yang diakibatkan oleh satelit Galileo lainnya.

Gesekan yang dihasilkan dapat memanaskan bagian dalam Io, yang menyebabkan batuan cair meledak melalui permukaan Io.

Gunung berapi Io yang sangat aktif mampu mengubah seluruh permukaannya dengan efektif. Banyak lava di gunung berapi Io yang sangat panas serta dapat bersinar dalam gelap.

Ditulis oleh Sri Rahmawati (kontributor).
Mengenal Gunung Berapi di Io Mengenal Gunung Berapi di Io Reviewed by Riza Miftah Muharram on 4/05/2014 04:39:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.