Mengapa Durasi Gerhana Bulan Lebih Lama dari Gerhana Matahari?

Ilustrasi. Kredit: NASA
Info Astronomy - Gerhana Bulan dan gerhana Matahari merupakan sebuah fenomena langit yang menarik. Keduanya termasuk dalam fenomena langka dan menakjubkan untuk dilihat. Tapi, pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa durasi gerhana Bulan bisa lebih lama daripada gerhana Matahari?

Nah, di artikel kali ini tidak hanya akan menjawab pertanyaanmu itu, tetapi juga (mudah-mudahan) akan memberikan semua wawasan yang perlu kamu ketahui tentang gerhana Bulan dan gerhana Matahari.

Jadi, mari uwuwu simak~

Gerhana Matahari

Gerhana Matahari merupakan fenomena yang bisa dibilang sangat jarang terjadi. Fenomena ini hanya terjadi ketika Bulan benar-benar tepat menghalangi cahaya Matahari dalam orbitnya mengelilingi Bumi. Ditambah lagi, gerhana Matahari hanya dapat dilihat di beberapa tempat saja, yakni daerah yang dilalui jalur gerhana yang sempit.

Setidaknya, ada empat jenis gerhana Matahari, yang pertama gerhana Matahari total, yang terjadi ketika Bulan sepenuhnya menghalangi Matahari. Kedua, gerhana Matahari parsial, yang terjadi ketika Bulan menutupi sebagian Matahari.

Ketiga, ada gerhana Matahari cincin, yang terjadi ketika Bulan sepenuhnya menutupi Matahari, namun ukuran diameter sudut Bulan lebih kecil dari Matahari karena sedang berada di apogee (jarak terjauh dari Bumi). Keempat, ada yang dikenal sebagai gerhana Matahari hibrid, yakni gerhana Matahari cincin dan total yang terjadi pada satu waktu fenomena gerhana secara berurutan.

Durasi gerhana Matahari sendiri tergantung pada jenisnya. Seperti misalnya gerhana Matahari total hanya dapat bertahan beberapa menit saja, sementara gerhana Matahari cincin dapat terus terjadi selama satu jam.

Gerhana Bulan

Berbeda dengan gerhana Matahari, gerhana Bulan hanya terjadi ketika Bumi berada tepat di antara Bulan dan Matahari. Hal itu pun membuat cahaya Matahari yang menyinari Bulan akan terhalang oleh Bumi kita sehingga tidak sampai ke permukaannya.

Gerhana Bulan hanya dapat dilihat dari sisi malam Bumi dan hanya bisa terjadi selama Bulan purnama. Setidaknya, ada tiga jenis gerhana Bulan. Pertama, gerhana Bulan total, yang terjadi ketika Bulan melewati area paling gelap dari bayangan Bumi (dikenal sebagai umbra) sehingga membuat Bulan akan memerah.

Kedua, gerhana Bulan parsial, yang bisa terjadi ketika sebagian dari wajah Bulan bergerak melalui umbra, sehingga sebagian dari wajah Bulan tersebut akan menggelap seperti digigit raksasa. Dan ketiga adalah gerhana Bulan penumbra, yang bisa terjadi ketika semua permukaan Bulan memasuki bagian terang dari bayangan Bumi yang dikenal sebagai penumbra.

Gerhana Bulan sendiri bisa berlangsung sekitar tiga jam, bahkan beberapa ada yang dapat berlangsung selama empat jam. Mengapa bisa selama ini? Apakah Bulan betah berlama-lama?

Mengapa Durasinya Berbeda?

Durasi gerhana Matahari lebih pendek dari gerhana Bulan disebabkan oleh beberapa alasan. Pertama, Bulan hanya menciptakan bayangan kecil di permukaan Bumi ketika ia bergerak menutupi Matahari saat gerhana Matahari terjadi. Kedua, gerakan Bulan dalam mengelilingi Bumi cukup cepat sehingga gerhana Matahari hanya terjadi dalam waktu singkat.

Hal yang membuat gerhana Bulan berlangsung dalam durasi yang lebih lama adalah pertama, bayangan yang diciptakan oleh Bumi saat gerhana Bulan terjadi jauh lebih besar daripada bayangan Bulan saat gerhana Matahari. Hal itu terjadi karena Bumi jauh lebih besar daripada Bulan.

Ditambah lagi, diperlukan waktu yang lebih lama bagi Bulan untuk melakukan perjalanan melalui bayangan Bumi daripada waktu yang dipelukan Bulan untuk melakukan perjalanan menghalangi wajah Matahari. Faktor-faktor inilah yang membuat kedua fenomena memiliki durasi yang berbeda.

Jadi, begitulah. Tidak ada yang mewah, tidak ada yang mistis. Perbedaan durasi dua gerhana ini hanya disebabkan karena ukuran diameter Bumi dan Bulan saja, serta seberapa cepat mereka mengorbit di bidang tata surya.
Mengapa Durasi Gerhana Bulan Lebih Lama dari Gerhana Matahari? Mengapa Durasi Gerhana Bulan Lebih Lama dari Gerhana Matahari? Reviewed by Riza Miftah Muharram on 7/04/2018 02:31:00 PM Rating: 5

Hype - Jangan Lewatkan!