Menanti Oposisi Planet Saturnus 27 Juni 2018

Ilustrasi.
Info Astronomy - Pada 27 Juni 2018, planet Bumi akan berada di antara Matahari dan planet Saturnus. Jarak antara kedua planet juga akan saling berdekatan satu sama lain, yakni sekitar 1,3 triliun kilometer.

Peristiwa yang dikenal sebagai oposisi ini akan terjadi pada pukul 20:00 WIB (27/6), lalu kedua planet akan mencapai jarak terdekat satu sama lain pada 00:03 WIB (28/6). Di momen ini, Saturnus akan muncul cukup terang dengan magnitudo 0.

Oposisi Saturnus bisa terjadi tiap tahun. Atau lebih tepatnya, telat dua minggu setiap tahunnya. Hal ini terjadi karena dalam orbitnya mengelilingi Matahari, Bumi bergerak lebih cepat daripada Saturnus.

Berada di jarak terdekat dari Bumi, tidak lantas membat cincin Saturnus bisa diamati dengan kasat mata, sebab diameter sudut Saturnus hanya akan mencapai 18,3 detik busur. Dengan begitu, kamu masih memerlukan teleskop untuk bisa mengamati cincinnya.

Dalam pandangan teleskop, cincin Saturnus akan miring sekitar 26 derajat dalam bidang pandang kita di Bumi. Dengan kemiringan ini, cincin Saturnus bisa dilihat dengan cukup jelas bila diamati dengan teleskop kecil sekalipun.

Tak hanya cincin, melalui teleskop, kita juga bisa melihat satelit-satelit alami terbesarnya, seperti Titan dan Rea. Kedua satelit alami ini cukup besar dan berjarak cukup dekat dari Saturnus sehingga bisa diamati kapanpun kamu mau.

Tapi bila diamati tanpa teleskop, Saturnus nantinya hanya akan muncul bagaikan bintang kuning terang yang tidak berkelap-kelip. Pada 27 Juni 2018 nanti, Saturnus akan terbit berbarengan dengan terbenamnya Matahari, sehingga akan cukup mudah ditemukan.

Oh iya, oposisi Saturnus tidak ada hubungannya dengan kondisi politik di Indonesia. Jadi, nga perlu baper~

Selamat observasi, semoga cuaca cerah!
Menanti Oposisi Planet Saturnus 27 Juni 2018 Menanti Oposisi Planet Saturnus 27 Juni 2018 Reviewed by Riza Miftah Muharram on 6/20/2018 05:23:00 PM Rating: 5

Hype - Jangan Lewatkan!