Mengenal Tiga Bintang Segitiga Musim Panas

Segitiga Musim Panas; Deneb, Altair, Vega. Kredit: Nils Ribi
Info Astronomy - Pernahkah Anda melihat Segitiga Musim Panas? Bukan sebuah rasi bintang, Segitiga Musim Panas atau Summer Triangle merupakan sebuah asterisma yang dibentuk dari tiga bintang pada tiga rasi bintang yang berbeda. Mari mengenalnya lebih jauh!

Segitiga Musim Panas adalah asterisma yang tampak lebih jelas bila dilihat di belahan Bumi utara, termasuk Indonesia. Tidak seperti banyak asterisma di langit, Segitiga Musim Panas merupakan penggabungan bintang-bintang dari tiga rasi bintang yang terpisah.

Tiga bintang yang membentuk segitiga adalah: Deneb, Vega, dan Altair. Disebut "Segitiga Musim Panas" karena asterisma ini hanya terlihat atau terlihat lebih jelas saat musim panas tiba di belahan Bumi utara. Kemunculan Segitiga Musim Panas semacam mengonfirmasi bahwa musim panas memang sudah tiba.

Dari tiga bintang di Segitiga Musim Panas, Deneb adalah bintang yang terjauh dari Bumi. Dikenal juga sebagai α Cygni (Alpha Cygni), Deneb merupakan bintang tercerah di rasi bintang Cygnus. Bintang ini juga merupakan bintang tercerah ke-19 di langit malam, dengan magnitudo +1,25.

Berdasarkan temperatur dan kecemerlanganannya yang telah dihitung secara presisi, Deneb diperkirakan memiliki diameter 200 kali lebih besar daripada Matahari serta memiliki kecemerlangan 60.000 kali daripada Matahari. Apabila Deneb diletakkan di tengah tata surya kita menggantikan Matahari, maka radius bintang ini akan melahap orbit Bumi.

Jarak Deneb dari Bumi diperkirakan sekitar 1.800 tahun cahaya. Menariknya, bila di Bumi ada Polaris yang menjadi bintang Kutub Utara, maka Deneb merupakan salah satu bintang Kutub Utara pada planet Mars bersama dengan bintang Sadr.

Bintang kedua di asterisma Segitiga Musim Panas adalah Vega, yakni bintang paling terang di rasi bintang Lyra. Vega adalah salah satu bintang paling terang di langit malam. Dalam sekitar 12.000 tahun mendatang, Vega akan menjadi bintang Kutub Utara menggantikan Polaris akibat adanya sebuah efek yang disebut sebagai gerak presesi Bumi.

Berjarak hanya 25,3 tahun cahaya dari Bumi, Vega memiliki kelas spektrum A0V, yang dengan demikian merupakan jenis bintang deret utama yang sedang melangsungkan pembakaran hidrogen menjadi helium di intinya.

Sebagai bintang kelas A0V, Vega hanya akan bersinar selama satu miliar tahun saja, atau hanya sepersepuluh dari kala hidup Matahari. Usia Vega saat ini diperkirakan antara 200 dan 500 juta tahun, yang artinya sudah memasuki pertengahan kala hidupnya sebelum akhirnya meledak dalam supernova. Vega diketahui dua kali lebih masif daripada Matahari dan memancarkan energi 50 kali lebih banyak dari Matahari.

Dan terakhir, bintang ketiga di Segitiga Musim panas adalah Altair, yang merupakan bintang paling terang di rasi bintang Aquila. Altair merupakan bintang tercerah ke-12 di langit malam. Bintang ini merupakan jenis bintang tipe A dengan magnitudo 0,76.

Diketahui, Altair berada pada jarak 17 tahun cahaya dari Bumi dan merupakan salah satu bintang terdekat yang dapat diamati dengan mata telanjang. Altair juga diketahui memiliki massa yang 1,8 kali lebih besar dari Matahari dan kecemerlangan 11 kali dari Matahari.

Nah, itulah tiga bintang yang ada pada Segitiga Musim Panas. Anda bisa mengamatinya mulai beberapa menit setelah Matahari terbenam. Gunakan aplikasi peta langit untuk memudahkan Anda menemukan Segitiga Musim Panas.


Sumber: EarthSky.org, Space.com.
Mengenal Tiga Bintang Segitiga Musim Panas Mengenal Tiga Bintang Segitiga Musim Panas Reviewed by Riza Miftah Muharram on Juli 31, 2017 Rating: 5

Hype - Jangan Lewatkan!