Header Ads

Pencarian Exoplanet di Proxima Centauri Terus Berlanjut

Sistem bintang biner Centauri. Kredit: ESA/Hubble and NASA
Info Astronomy - Tim astronom yang ada di balik program Pale Red Dot, yang tahun lalu menemukan sebuah planet ekstrasurya di sekitar bintang Proxima Centauri, baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka sedang melanjutkan pencarian planet mirip Bumi lainnya.

Kampanye Pale Red Dot akan menggunakan instrumen pemburu planet milik European Southern Observatory (ESO) untuk mencari planet di bintang tetangga terdekat Matahari kita (Proxima Centauri), serta dua bintang terdekat lainnya yaknni bintang Barnard dan Ross 154.

Menariknya, menurut informasi pers yang dirilis oleh ESO, misi perburuan exoplanet alias extrasolar planet ini akan dilakukan secara real-time. Dengan begitu, ESO akan membuka akses kepada masyarakat dunia dan komunitas ilmiah untuk melihat data pengamatan dari bintang Proxima Centauri saat kampanye berlangsung.

Kampanye ini akan dilakukan oleh tim ilmuwan yang dipimpin oleh Guillem Anglada-Escudé dari Queen Mary University of London. Mereka bakal memperoleh dan menganalisis data Proxima Centauri dari High Accuracy Radial velocity Planet Searcher (HARPS) dan instrumen lainnya di seluruh dunia selama sekitar 90 malam. Pengamatan fotometrik bakal dimulai pada 15 Juni dan pengamatan spektrografi dimulai pada 21 Juni 2017.

HARPS adalah spektograf dengan presisi yang tak tertandingi, sebuah instrumen ilmiah pencari planet asing paling sukses sampai saat ini. Melekat pada teleskop berdiameter 3,6 meter milik ESO di La Silla, Hawaii, HARPS dapat mendeteksi goyangan dalam gerak bintang yang dihasilkan oleh tarikan planet ekstrasurya yang mengorbitinya.

Di antara bintang-bintang yang ditargetkan oleh Pale Red Dot, bintang yang menjadi target utama adalah Proxima Centauri, yang kini diperkirakan memiliki lebih dari satu planet berbatu mirip Bumi yang mengorbit di sekitarnya.

Proxima Centauri adalah bintang terdekat dengan Matahari kita, berjarak sekitar 4,2 tahun cahaya jauhnya. Bintang ini mungkin menjadi salah satu area di alam semesta yang paling sesuai untuk mencari kehidupan di luar Tata Surya kita. Seiring kemajuan instrumen dan teknologi kita, bukan tidak mungkin di masa depan kita dapat benar-benar kehidupan asing di sana.

Awal tahun ini, ESO mengumumkan kemitraan dengan Breakthrough Initiatives yang bertujuan untuk meluncurkan sebuah wahana antariksa nanto tak berawak pada 20% kecepatan cahaya. Wahana antariksa nano semacam itu nantinya bakal dikirim ke Proxima Centauri.

Dua bintang lainnya yang menjadi target pengamatan kampanye Pale Red Dot adalah bintang Barnard, sebuah bintang katai merah yang berjarak hampir 6 tahun cahaya jauhnya dari Bumi, serta bintang Ross 154 yang juga merupakan katai merah yang berjarak 9,7 tahun cahaya jauhnya dari Bumi.

Bintang Barnard adalah bintang populer dalam budaya fiksi ilmiah dan juga telah diusulkan sebagai target misi antarbintang masa depan seperti proyek Daedalus.

Nantinya, jika sejumlah exoplanet memang ditemukan di sekitar bintang-bintang ini, Extremely Large Telescope milik ESO yang akan mulai beroperasi tahun 2024 bakal digunakan untuk mengkarakterisasi atmosfer planet-planet tersebut, sebuah langkah penting untuk mencari bukti kehidupan di luar Tata Surya.


Sumber: ESO

Tidak ada komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.

Diberdayakan oleh Blogger.