Musim Panas di Titan

Awan dan lautan di Titan yang berhasil dijepret Cassini. Kredit: NASA/JPL-Caltech
Info Astronomy - Wahana antariksa nirawak Cassini baru-baru ini berhasil kembali melihat adanya awan metana yang terang dan melayang-layang di langit musim panas Titan, satelit alami terbesar yang mengelilingi Saturnus.

Yang menarik, selain berhasil menjepret wajah Titan yang dipenuhi awan pada atmosfernya, Cassini juga melihat adanya danau dan lautan hidrokarbon gelap yang berkerumun di sekitar kutub utara Titan.

Dibandingkan dengan gambar-gambar terdahulu yang dijepret Cassini sebelumnya, gambar terbaru di atas menampakan sebagian besar area lintang utara Titan yang kini sedang condong ke arah Matahari. Diketahui, titik balik Matahari musim panas di Titan baru saja terjadi pada tanggal 24 Mei 2017 kemarin.

Titik balik Matahari musim panas di Titan tersebut membuat belahan utara Titan saat ini sedang berada di musim panas, sementara belahan selatan Titan saat ini sedang musim dingin.

Gambar di atas diambil dengan kamera sudut sempit Cassini pada tanggal 9 Juni 2017 dengan menggunakan filter spektral yang merekam gambar dalam panjang gelombang cahaya inframerah 938 nanometer. Cassini memperoleh pemandangan di atas pada jarak sekitar 507.000 kilometer dari Titan.

Misi Cassini adalah proyek kerja sama antara NASA, ESA (European Space Agency) dan Badan Antariksa Italia. September 2017 nanti, Cassini akan mengakhiri misinya dengan menenggelamkan diri ke atmosfer Saturnus.


Sumber: JPL NASA
Musim Panas di Titan Musim Panas di Titan Reviewed by Riza Miftah Muharram on Juni 15, 2017 Rating: 5

Hype - Jangan Lewatkan!