Panduan Pengamatan Planet Sepanjang Februari 2017

Mengamati planet di Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah. Kredit: Martin Marthadinata
Info Astronomy - Titik-titik terang di langit malam tidak hanya didominasi oleh bintang, melainkan ada juga planet yang tampak tak jauh berbeda. Pada Februari 2017 ini, kita masih berkesempatan mengamati planet-planet Tata Surya. Berikut panduannya.

Venus yang Masih Jadi "Bintang Senja"

Bintang senja atau evening star alias planet Venus masih bisa diamati sepanjang Februari 2017 ini. Sejak beberapa bulan yang lalu, Venus memang terlihat mencolok di langit barat saat senja. Ia adalah planet paling terang kenampakannya di langit Bumi, dan akan mencapai puncak kercerlangannya pada 17 Februari 2017 mendatang.

Pastikan Anda tengok ke arah barat senja ini (1/2), sebab Bulan sabit akan memandu Anda untuk menemukan Venus (dan planet Mars) seperti pada simulasi lewat Stellarium di bawah ini:

Kredit: Stellarium
Sepanjang Februari 2017 ini, Venus dan Mars bakal tampak cukup dekat. Namun Anda akan mudah membedakan mana Venus dan mana Mars, sebab Venus akan 200 kali lebih terang daripada Mars yang redup dengan warna kemerahan.

Sayangnya pada Maret 2017, Venus yang tadinya merupakan "bintang senja" akan berubah menjadi "bintang pagi". Mulai tanggal 20 Maret 2017, Venus akan mulai tampak di langit timur sebelum fajar tiba.

Mars Menemani Venus

Setelah mencapai puncak kecerlangannya pada Mei hingga Juni 2016, Mars di Februari 2017 ini akan muncul lebih redup di dekat planet terang Venus. Berkat Venus, Anda akan mudah menemukan Mars. Dalam pandangan mata telanjang, Mars akan muncul seperti bintang merah tak berkelap-kelip di "atas" Venus.

Berbeda dengan Venus yang akan pindah ke langit timur, Mars masih akan berlama-lama di langit barat untuk beberapa bulan ke depan. Planet Merah tidak akan bertransisi dari langit barat saat senja ke langit timur saat dini hari sampai dengan tanggal 27 Juli 2017. Meski begitu, kenampakan Mars di langit malam akan terus meredup.

Saturnus Mulai Hiasi Langit Dini Hari

Bila Anda ingin melihat sang planet bercincin, bangunlah lebih pagi, sebab di Februari 2017 ini Saturnus akan mulai menghiasi langit dini hari sejak tengah malam. Sejak 10 Desember 2016, planet bercincin termegah ini telah mengalami transisi dari langit malam ke langit dini hari.

Untuk menemukan Saturnus, Anda bisa memulai pengamatan pada pukul 3:30 dini hari waktu setempat. Saat itu Saturnus akan berada di ketinggian sekitar 15 derajat dari cakrawala tenggara. Anda lantas bisa melihatnya hingga Matahari terbit.

Saturnus merupakan planet terjauh di Tata Surya yang dapat dengan mudah dilihat dengan mata telanjang, ia bakal muncul dengan warna kuning keemasan dan bersinar dengan cahaya stabil (tidak berkelap-kelip layaknya bintang).

Untuk melihat cincin Saturnus, Anda perlu teleskop kecil. Sebuah teleskop juga akan membuat Anda dapat mengamati satelit-satelit alami terbesar milik Saturnus, salah satunya Titan. Sepanjang Februari ini, cincin Saturnus yang akan miring 27 derajat, sehingga akan tampak seperti ini jika diamati lewat teleskop:

Saturnus di Februari 2017. Kredit: Stellarium

Jupiter Merajai Langit Dini Hari

Jika Venus tampak mencolok di langit barat saat senja, planet Jupiter adalah kebalikannya: ia akan tampak mencolok di langit timur saat dini hari. Planet terbesar di Tata Surya kita ini menjadi "bintang pagi" untuk beberapa bulan ke depan.

Menemukannya pun cukup mudah, carilah objek mirip bintang namun lebih terang di langit timur sebelum fajar. Jupiter bakal muncul dengan cahaya stabil. Anda bisa mulai mengamatinya pukul 23:30 waktu setempat, ketika Jupiter berada di ketinggian 15 derajat dari cakrawala timur.

Diamati dengan mata telanjang, Jupiter akan muncul bagai titik kuning terang saja. Sepanjang Februari ini, Jupiter akan berada di dekat bintang Spica, bintang paling terang di rasi bintang Virgo. Sehingga mungkin menjadi objek astrofotografi yang menarik!

Jupiter di Februari 2017. Kredit: Stellarium
Bila Anda memiliki teleskop, Anda bisa gunakan untuk mengamati sang planet terbesar ini. Sebab lewat teleskop, Anda dapat melihat Jupiter yang lengkap dengan garis-garis atmosfernya, bintik merah raksasa, dan beberapa satelit alami terbesarnya; Io, Kalisto, Europa, dan Ganimede.

Merkurius yang Bersembunyi

Dari kelima planet yang bisa diamati pada Februari 2017 ini, sepertinya hanya Merkurius yang akan sulit ditemukan. Planet ini seolah bersembunyi dari para pengamat langit yang ingin menemukan dan mengobservasinya.

Pengamatan planet terdekat Matahari ini tampaknya akan cukup rumit: Jika Anda observasi terlalu dini, Merkurius masih akan berada di bawah cakrawala, tapi jika Anda telat observasi, Merkurius akan meredup seiring terbitnya Matahari.

Waktu terbaik untuk mengamati Merkurius adalah sekitar 45-60 menit sebelum Matahari terbit. Pengamatan dengan mata telanjang dibutuhkan kejelian karena Merkurius akan tampak bagai bintik kecil saja. Dengan begitu, binokuler ataupun teleskop akan sangat berguna dalam pengamatan Merkurius ini.

Nah, itulah panduan pengamatan planet sepanjang Februari 2017. Untuk memudahkan Anda menemukan kelima planet di atas di langit, silakan unduh aplikasi peta langit untuk gawai Anda yang telah kami rekomendasikan di sini: InfoAstronomy.org/unduh
Panduan Pengamatan Planet Sepanjang Februari 2017 Panduan Pengamatan Planet Sepanjang Februari 2017 Reviewed by Info Astronomy on Februari 01, 2017 Rating: 5

Hype - Jangan Lewatkan!