Header Ads

Tengah Pekan Ini, Komet 45P Mencapai Puncak Kecerahannya

Baca Juga

Komet 45P/Honda-Mrkos-Pajdusakova di langit Namibia. Kredit: Gerald Rhemman
Info Astronomy - Komet 45P/Honda-Mrkos-Pajdusakova yang telah banyak diperbincangkan sejak November 2016 ini akan mencapai puncak kecerahannya pada 9 Februari 2017. Bisakah komet ini diamati di langit Indonesia?

Ditemukan secara independen oleh astronom Minoru Honda, Antonin Mrkos, dan L'udmila Pajdušáková pada 3 Desember 1948, Komet 45P mengorbit Matahari sekali setiap 5,25 tahun pada periode orbit pendek.

Pada pertengahan Desember tahun lalu, komet 45P ini mencapai magnitudo +10. Dan sejak Januari 2017, komet ini mencapai magnitudo +7. Tengah pekan ini, Kamis (9/2), komet 45P diperkirakan akan mencapai magnitudo +6,6. Kala itu, ia akan berada pada jarak 0,95 AU dari Matahari dan pada jarak 0,09 AU dari Bumi.

Magnitudo maksimal yang akan dicapai komet 45P ini merupakan batas kecerahan benda langit yang bisa diamati dengan mata telanjang, dengan syarat tambahan cuaca cerah dan langit gelap gulita saat melakukan pengamatan.

Kabar baik bagi kita di Indonesia, dilansir In-the-sky.org, komet 45P akan terlihat di langit timur sebelum fajar. Ia akan terbit dari ufuk timur sekitar pukul 02:29 waktu setempat, atau sekitar 3 jam 27 menit sebelum Matahari terbit, lalu mencapai ketinggian 35° dari cakrawala timur laut sebelum memudar dari pandangan karena Matahari terbit.

Letak komet 45P pada 9 Februari 2017 pukul 04.00 AM. Kredit: Stellarium
Pada 9 Februari 2017, komet 45P akan berada di dekat rasi bintang Herkules, deklinasi +15°58', asensio rekta 17h57m58s. Dalam pandangan mata telanjang, komet hanya akan tampak seperti noktah kehijauan samar di langit, persis seperti gambar peta langit di atas.

Untuk mempermudah pengamatan, Anda membutuhkan binokuler ataupun teleskop dengan pembesaran yang baik dan mumpuni. Ekor komet 45P yang panjang juga akan terlihat bila Anda mengamatinya lewat teleskop.

Komet 45/P bukan satu-satunya komet yang bisa diamati tahun ini, melainkan hanya salah satu dari beberapa komet terang di tahun 2017. Ada pula komet 2P/Encke, komet 41P/Tuttle-Giacobini-Kresak, dan komet C/2015 V2 (Johnson). Masing-masing akan mencapai puncak kecerahan pada Maret, April, dan Juni 2017.

Jadi, siapkan teleskop Anda dari sekarang ya!

Tidak ada komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.

Diberdayakan oleh Blogger.