Header Ads

India Siap Luncurkan 103 Satelit dalam Satu Roket

Peluncuran roket PSLV oleh Organisasi Antariksa India. Kredit: ISRO
Info Astronomy - India sedang giat-giatnya melakukan misi luar angkasa. Pada Februari 2017 mendatang, mereka akan meluncurkan sebuah roket yang membawa 103 satelit. Hal ini dilakukan agar menghemat biaya serta persiapan untuk menjadi bagian dari perlombaan antariksa antara negara-negara di dunia.

Roket yang siap mengangkut 103 satelit itu nantinya bakal lepas landas dari bandar antariksa di sebelah selatan Sriharikota, India. Roket ini membawa tiga satelit buatan India dan 100 sisanya adalah milik AS, Prancis, dan Jerman.

Jika berhasil, India akan membuat rekor dunia sebagai negara pertama yang meluncurkan lebih dari 100 satelit dalam suatu roket, mengalahkan Rusia yang pernah meluncurkan 39 satelit dalam satu misi tunggal pada Juni 2014.

"Kami siap membuat rekor dengan meluncurkan lebih dari 100 satelit pada satu roket," kata S. Somnath, seorang direktur di Indian Space Research Organisation (ISRO), seperti dikutip dari Phys.org. ISRO mengatakan bahwa 100 satelit asing dimaksudkan untuk tujuan komersial, sementara 3 satelit India dimaksudkan untuk mengamati dan meneliti atmosfer Bumi.

Bisnis antariksa untuk mengirim dan menempatkan satelit komersial ke luar angkasa merupakan bisnis yang menggiurkan. Ditambah lagi saat ini jaringan internet dan komunikasi berteknologi tinggi membutuhkan satelit sebagai transmisi sinyal.

India kini bersaing dengan pemain internasional lainnya dalam program luar angkasa besar tapi berbiaya rendah. Mei tahun lalu, mereka berhasil meluncurkan pesawat ulang-alik mini pertama dalam perlombaan untuk membuat roket yang bisa digunakan kembali. Lalu pada Juni tahun lalu, India menetapkan rekor nasional setelah berhasil meluncurkan roket yang membawa 20 satelit.

Yang lebih membanggakan lagi bagi masyarakat India adalah, mereka berhasil mengirimkan wahana antariksa tak berawak ke orbit Mars pada tahun 2013 dengan biaya hanya 73 juta dolar AS, dibandingkan dengan misi Maven Mars milik NASA yang menghabiskan 671 juta dolar AS.

Jika misi Februari besok berhasil, ISRO mempertimbangkan untuk mengirimkan wahana antariksa dalam misi ke Jupiter dan Venus. "Kami ingin dapat menjelajahi planet lain setelah Mars. pertama Jupiter dan setelahnya Venus," kata M. Nageswara Rao, seorang direktur asosiasi di ISRO. "Mungkin beberapa tahun dari sekarang."

India telah maju ke depan, Indonesia kapan? Mungkin nanti, setelah kita sepakat bagaimana bentuk Bumi.

Tidak ada komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.

Diberdayakan oleh Blogger.