Mengapa Aurora Cenderung Muncul Dalam Warna Hijau?

Aurora hijau di langit Norwegia. Kredit: Jan R. Olsen
Info Astronomy - Ketika kita melihat foto aurora, atau jika Anda pernah berkesempatan melihat aurora secara langsung, mungkin Anda bertanya-tanya; mengapa warna hijau sangat dominan dalam kemunculan aurora?

Tapi selain dominan dengan warna hijau, aurora juga bisa muncul dalam warna lain, seperti merah, merah jambu, biru hingga ungu. Cahaya dan khususnya warna aurora disebabkan oleh tabrakan partikel berenergi tinggi dari Matahari yang menabrak molekul gas di atmosfer Bumi kita.

Gas-gas di atmosfer Bumi kita menyebabkan energi tinggi dari Matahari tadi untuk melepaskan foton pada panjang gelombang yang unik dan berbeda pada setiap molekul atom tertentu. Efeknya adalah, aurora akan menyala terang bagai lampu neon.

Aurora ungu adalah tanda partikel bermuatan dari Matahari membentur atom nitrogen, ungu berasal dari ion molekul nitrogen pada ketinggian yang sangat tinggi. Sementara atom oksigen menghasilkan cahaya warna hijau. Untuk beberapa alasan, ketinggian atom nitrogen atau oksigen menyebabkan aurora muncul dalam warna yang cenderung ungu atau cenderung hijau.

Semua pasti setuju, aurora merupakan sebuah fenomena alam yang luar biasa, yang sayangnya tidak dapat dilihat orang-orang Indonesia kecuali Anda bepergian ke negara-negara dekat lingkar Arktik. Tentu saja, tempat paling tepat untuk melihat fenomena alam ini adalah di daerah kutub, dan sebagai orang dari negara tropis, Anda akan sedikit kesulitan untuk menyesuaikan diri di sana.
Mengapa Aurora Cenderung Muncul Dalam Warna Hijau? Mengapa Aurora Cenderung Muncul Dalam Warna Hijau? Reviewed by Riza Miftah Muharram on 10/04/2016 07:28:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.