Bisakah Lubang Hitam Mati?

Gargantua, ilustrasi paling mendekati lubang hitam yang sesungguhnya. Kredit: 20th Century Fox
Info Astronomy - Ada beberapa hal di alam semesta yang kita tidak bisa melarikan diri darinya. Yakni kematian, pajak, dan lubang hitam. Bahkan jika sedang kurang beruntung, Anda mungkin dapat mengalami ketiganya sekaligus. Tapi pertanyaannya, bisakah lubang hitam mati?

Lubang hitam dapat tercipta dalam ukuran monster yang super besar dan sangat lahap memakan apapun yang berada di dekatnya. Sekali Anda jatuh atau terhisap gravitasi lubang hitam, setelah Anda melewati garis batas yang disebut cakrawala peristiwa, Anda tidak akan bisa keluar. Bahkan cahaya sekalipun tidak dapat melarikan diri!

Tapi di film-film, seorang tokoh raksasa yang menakutkan pasti memiliki kelemahan, dan jika lubang hitam adalah monster galaksi, maka tentunya mereka juga memiliki kerentanan. Ya, kan?

Radiasi Hawking

Walaupun memiliki kekuatan yang luar biasa, faktanya lubang hitam tidaklah abadi. Mereka memiliki siklus kehidupan seperti yang kita sebagai manusia alami. Menurut fisikawan terkemuka Stephen Hawking, lubang hitam dapat menguap dan menyusut akibat memancarkan radiasi.

Radiasi tersebut lantas disebut Radiasi Hawking, merupakan radiasi yang dilepaskan oleh lubang hitam akibat efek kuantum di dekat cakrawala peristiwa. Hawking menulis karya ilmiahnya ini setelah mengunjungi Moskow pada tahun 1973; di situ ilmuwan Soviet Yakov Zeldovich dan Alexei Starobinsky menunjukkan kepadanya bahwa menurut prinsip ketidakpastian mekanika kuantum, lubang hitam yang berotasi seharusnya menghasilkan dan mengeluarkan partikel.

Radiasi Hawking mengurangi massa dan energi lubang hitam, sehingga lubang hitam yang kehilangan lebih banyak massa dari yang diterima akan mengecil dan akhirnya menghilang; mati!

Bukti Observasi

Bukan sains namanya kalau tidak ada bukti, itu sama saja dengan membual. Hal itulah yang membuat sekelompok ilmuwan dari Italia mengklaim telah mengamati sesuatu yang sangat mirip seperti Radiasi Hawking dari suatu cakrawala peristiwa lubang hitam yang mereka ciptakan di laboratorium.

Franco Belgiorno dari Universitas Milan beserta beberapa penulis makalah lainnya mempublikasikan studi mereka dalam Physical Review Letters, dan makalah penelitian tersebut saat ini tersedia di arXiv.org.

Seperti yang dijelaskan para fisikawan dalam studi mereka, unsur terpenting dari Radiasi Hawking bukanlah lubang hitam itu sendiri, melainkan kelengkungan ruang-waktu yang terkait dengan cakrawala peristiwa lubang hitam.

Cakrawala peristiwa bertindak sebagai batas luar di mana cahaya tidak dapat meloloskan diri. Jadi pasangan partikel mencuat dari keadaan vakum di mana bentuk yang mendekati cakrawala peristiwa lubang hitam menjadi terbagi sehingga foton bagian dalam terhisap ke dalam dan foton bagian luar meloloskan diri.

Hawking menyatakan medan gravitasi yang sangat kuat serta fluktuasi energi dalam ruang hampa menyebabkan terbentuknya pasangan partikel dan antipartikel pada area di sekitar cakrawala peristiwa sebuah lubang hitam.

Salah satu dari pasangan partikel dan antipartikel ini "jatuh" ke dalam lubang hitam sedangkan yang lainnya berhasil melepaskan diri dan teramati sebagai emisi oleh pengamat di Bumi. Melalui proses ini, lubang hitam kehilangan energi, juga kehilangan massa menurut persamaan Einstein E = mc^2.

Namun, laju kehilangan massa lubang hitam sangat lambat. Laju ini berbanding terbalik dengan massa lubang hitam sehingga lubang hitam dengan massa paling besar menjadi yang paling lambat "menguap". Dengan kata lain, semakin besar massa lubang hitam, semakin panjang kala hidupnya.

Lubang hitam dengan massa setara dengan massa Matahari (1.989 × 10^30 kg) saja memiliki umur 10^66 (angka 10 dengan diikuti 66 angka 0 di belakangnya) tahun sebelum akhirnya sepenuhnya "menguap". Sungguh jangka waktu yang sangat lama sekali, ya.
Bisakah Lubang Hitam Mati? Bisakah Lubang Hitam Mati? Reviewed by Riza Miftah Muharram on 10/06/2016 02:18:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.