Menyambut Gerhana Bulan Penumbra 16-17 September 2016

Perbedaan wajah Bulan saat sebelum dan pertengahan gerhana Bulan penumbra. Kredit: Fred Espenak
Info Astronomy - Pada pertengahan September 2016 ini, Bulan akan melewati tepi luar bayangan Bumi (atau yang disebut penumbra) sehingga peristiwa langit Gerhana Bulan Penumbra akan terjadi. Apakah bisa dilihat di Indonesia?

Jika pada peristiwa gerhana Bulan total kita melihat Bulan berubah warna dari putih kekuningan menjadi merah darah saat melewati bayangan pusat Bumi (umbra), maka lain halnya pada peristiwa gerhana Bulan penumbra. Sinar Matahari yang menyinari Bulan Purnama hanya terhalang oleh bayangan luar Bumi, sehingga Bulan tidak akan terlihat memerah.

Alih-alih menjadi merah, rona Bulan justru tidak akan terlihat seperti sedang terjadi gerhana. Perbedaan wajah Bulan saat gerhana Bulan penumbra cukup sulit diamati, terlebih jika Anda tidak sering mengamati Bulan.

"Jika seseorang tidak tahu ada peristiwa gerhana Bulan penumbra yang sedang terjadi, seseorang tersebut mungkin tidak akan menyadarinya," kata Noah Petro, seorang ilmuwan di Goddard Space Flight Center NASA di Maryland, AS. "Mengamati gerhana Bulan penumbra butuh kepekaan."

Kapan Tepatnya Gerhana Bulan Penumbra Ini Terjadi?


Infografis gerhana Bulan penumbra 16-17 September 2016. Kredit: Fred Espenak, NASA, GSFC
Gerhana Bulan penumbra pada September ini terjadi pada tanggal 16-17 untuk wilayah Indonesia. Di mana kontak pertama gerhana (saat Bulan mulai masuk bayangan penumbra Bumi) adalah tanggal 16 September pukul 23:54 WIB.

Puncak gerhana Bulan penumbra ini terjadi pada tanggal 17 September 2016 pukul 01:55 WIB. Kala itu, cahaya Bulan akan sedikit meredup. Kemudian gerhana Bulan penumbra ini akan berakhir di tanggal yang sama pada pukul 03:53 WIB.

Selama gerhana penumbra berlangsung pada 16-17 September, Bulan bakal berada di rasi bintang Pisces. Gerhana ini merupakan bagian dari siklus Saros 147 nomor 8 dari 70 gerhana dalam siklus tersebut. Dari kontak awal, puncak gerhana hingga kontak terakhir, total durasi gerhana penumbra ini adalah sekitar 239,4 menit.

Selain di Indonesia, orang-orang di seluruh Eropa, Afrika, Asia, Australia dan Pasifik Barat juga bisa menyaksikannya seperti yang digambarkan pada peta di bawah ini:
Peta gerhana Bulan penumbra 16-17 September 2016.

Apa yang Dibutuhkan Untuk Mengamatinya?

Tidak, Anda tidak butuh kacamata gerhana Matahari untuk mengamati gerhana Bulan, apa lagi hanya gerhana Bulan penumbra. Dengan kacamata berfilter super gelap tersebut, Anda justru tidak bisa melihat Bulan di langit malam. Jadi, simpan saja kacamata itu.

Akan menjadi sedikit tantangan untuk melihat gerhana Bulan penumbra tanpa bantuan teleskop. Sebab teleskop akan sedikit membantu Anda melihat redupnya rona Bulan saat puncak gerhana terjadi, berbeda dengan pengamatan mata yang sulit untuk membedakannya.

Walau begitu, bukan berarti mengamati gerhana Bulan penumbra dengan mata telanjang tidak bisa, hanya saja sedikit lebih sulit jika dibandingkan mengamati melalui teleskop.

Bagi Anda yang memiliki kamera DSLR, Anda dapat memotret wajah Bulan sebelum terjadi gerhana dan saat puncak gerhana terjadi. Dengan begitu, Anda dapat membedakan cahaya Bulan yang terang sebelum gerhana dan sedikit meredup saat puncak gerhana terjadi. [Baca juga: Tutorial Memotret Bulan dengan DSLR]

Jadi, sudah siap menyambut gerhana Bulan penumbra 16-17 September 2016? Pastikan langit cerah saat pengamatan ya!
Menyambut Gerhana Bulan Penumbra 16-17 September 2016 Menyambut Gerhana Bulan Penumbra 16-17 September 2016 Reviewed by Riza Miftah Muharram on 9/05/2016 02:00:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.