Mineral Tak Terduga di Planet Mars Ditemukan

Planet Mars. Kredit: NASA/JPL-Caltech
Info Astronomy - Para ilmuwan telah menemukan sebuah mineral yang tak terduga dalam sampel batuan yang diteliti robot penjelajah Curiosity di Kawah Gale, planet Mars. Sebuah temuan yang dapat mengubah pemahaman kita tentang bagaimana planet berevolusi.

Curiosity milik NASA telah meneliti batuan sedimen dalam Kawah Gale sejak mendarat pada bulan Agustus 2012 di Planet Merah. Pada bulan Juli 2015, di Sol 1060 (jumlah hari Mars sejak pendaratan), Coriosity berhasil mengumpulkan bubuk batuan yang telah dibor yang bernama "Buckskin".

Robot beroda enam seukuran mobil tersebut juga telah menganalisis data dari difraksi instrumen sinar-X yang mengidentifikasi mineral pada batuan Mars. Dari analisis tersebut, para ilmuwan mendeteksi jumlah yang signifikan dari mineral silika yang disebut tridimit.

Deteksi ini merupakan sebuah kejutan untuk para ilmuwan, karena tridimit umumnya berhubungan dengan vulkanisme silikat, yang dikenal di Bumi, yang pada awalnya tidak dianggap penting atau bahkan tidak dianggap ada di Mars.

Penemuan tridimit mungkin menyebabkan para ilmuwan untuk memikirkan kembali sejarah vulkanik Mars, menunjukkan bahwa planet tersebut pernah memiliki gunung berapi yang bererupsi yang menyebabkan kehadiran mineral pada batuannya.

Penelitian ini dipimpin oleh para ilmuwan di Astromaterials Research and Exploration Science (ARES) di NASA Johnson Space Center di Houston, AS. Sebuah makalah penelitian yang menjelaskan temuan mineral tak terduga ini telah diterbitkan dalam Prosiding National Academy of Sciences.

"Di Bumi, tridimit terbentuk pada suhu tinggi dalam proses ledakan yang disebut vulkanisme silikat. Gunung St. Helens, gunung berapi aktif di Washington, dan gunung berapi Satsuma-Iwojima di Jepang adalah contoh dari gunung berapi yang melontarkan mineral tridimit tersebut," kata Richard Morris, ilmuwan keplanetan NASA.

"Kombinasi kandungan silika yang tinggi dan suhu yang sangat tinggi di gunung berapi menciptakan tridimit. Dan tridimit yang berada dalam batu lumpur di Kawah Gale merupakan sedimen dari erosi batuan vulkanik silikat."

Makalah ini juga akan merangsang para ilmuwan untuk meneliti kembali bagaimana tridimit terbentuk. Para ilmuwan telah memeriksa bukti-bukti terestrial bagaimana tridimit bisa terbentuk pada suhu rendah dari proses geologis yang tidak menyiratkan adanya vulkanisme silikat seperti di Mars.

"Penemuan tridimit benar-benar tak terduga. Penemuan ini sekarang menimbulkan pertanyaan apakah Mars mengalami sejarah vulkanik jauh lebih keras dan eksplosif selama evolusi awal daripada yang diperkirakan sebelumnya atau tidak," kata Doug Ming, kepala ilmuwan ARES.
Mineral Tak Terduga di Planet Mars Ditemukan Mineral Tak Terduga di Planet Mars Ditemukan Reviewed by Riza Miftah Muharram on 6/23/2016 05:18:00 AM Rating: 5

Tidak ada komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.