Kapan Waktu Terbaik untuk Mengamati Galaksi Bima Sakti di Indonesia?

Galaksi Bima Sakti di langit Tanjungpandan, Belitung. Kredit: Martin Marthadinata
Info Astronomy - Mengamati galaksi Bima Sakti adalah sebuah kegiatan yang mengasyikan. Sayangnya, tidak banyak yang tahu akan hal ini, ditambah lagi sudah terlalu banyak polusi di langit terutama di perkotaan sehingga Bima Sakti tak nampak terlihat.

Bima Sakti sebenarnya hampir tiap malam bisa dilihat. Namun, sebagian besar orang hidup di tempat-tempat di mana tidak mungkin untuk melihat Bima Sakti karena polusi cahaya yang disebabkan oleh lampu-lampu terang sepanjang malam. Melihat Bima Sakti memerlukan kondisi sekitar yang gelap gulita, bahkan cahaya Bulan pun dapat mengganggu.

Untuk melihat Bima Sakti, Anda akan perlu melakukan perjalanan jauh dari pusat kota, ke daerah padang gurun, pegunungan, bukit, dataran tinggi atau pantai. Waktu terbaik untuk mengamati Bima Sakti adalah sejak bulan Maret hingga Oktober setiap tahunnya.

"Cerah dan tanpa Bulan" adalah kata kunci di sini. Karena polusi udara telah meluas ke hampir seluruh dunia, langit malam kita tidak sejelas langit malam nenek dan kakek kita saat masih kecil dulu. Namun jika memang Anda masih tinggal di daerah pedesaan yang minim cahaya lampu dan bebas polusi, masih ada kesempatan untuk melihat Bima Sakti.

Galaksi Bima Sakti kenampakannya memang tidak sejelas pada foto-foto yang tersebar di internet. Anda perlu meluangkan waktu di bawah kegelapan untuk menatap langit. Dibutuhkan setidaknya 20 menit untuk mata manusia agar sepenuhnya beradaptasi dengan langit malam.

Seperti apa kenampakan Bima Sakti? Sayangnya, tidak seperti pada foto di atas yang tim InfoAstronomy.org jepret di Tanjungpandan, Belitung pada Maret 2016 yang lalu, karena foto tersebut dibuat dengan kamera yang mampu mengumpulkan cahaya lebih banyak daripada yang mata manusia bisa lakukan, atau apa yang disebut long-exposure.

Bima Sakti yang akan Anda lihat akan nampak samar, dengan warna putih bagai pita cahaya yang memanjang dari cakrawala selatan ke cakrawala timur laut. Ada bagian yang terang, terutama di arah inti galaksi di bagian selatan langit, ada juga bagian gelap.

Satu hal yang Anda tidak akan lihat pada galaksi Bima Sakti, baik dengan teropong atau dengan mata telanjang, adalah warna. Anda tidak akan melihat warna-warni Bima Sakti seperti hasil potret para astrofotografer kebanyakan. Warna yang dominan Anda lihat saat menatap ke Bima Sakti hanya warna abu-abu.

Untuk memudahkan Anda menemukan bentangan galaksi Bima Sakti, silakan untuk aplikasi peta langit yang cocok untuk gawai Anda di sini: InfoAstronomy.org/unduh

Baca juga: Kiat Memotret Galaksi Bima Sakti di Langit Malam
Kapan Waktu Terbaik untuk Mengamati Galaksi Bima Sakti di Indonesia? Kapan Waktu Terbaik untuk Mengamati Galaksi Bima Sakti di Indonesia? Reviewed by Riza Miftah Muharram on 6/15/2016 04:46:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.