Ketika Lubang Hitam Lenyap, Ke Mana Perginya Material yang Ia Hisap?

Gargantua. Kredit: Getty Images
Info Astronomy - Walaupun memiliki kekuatan yang luar biasa, faktanya black hole atau lubang hitam tidaklah abadi. Mereka memiliki siklus kehidupan seperti yang kita alami. Menurut fisikawan terkemuka Stephen Hawking, lubang hitam dapat menguap dan menyusut akibat memancarkan radiasi. Lalu apa yang terjadi dengan segala sesuatu yang lubang hitam lahap ketika ia lenyap?

Kebanyakan dari perhitungan matematis telah memperkirakan bahwa informasi dan segala material lain di dalam lubang hitam akan ikut lenyap. Sayangnya, kesimpulan ini justru mengangkat lebih banyak pertanyaan daripada menjawab pertanyaan.

Chris Adami, profesor fisika dan astronomi di Michigan State University mengatakan, "Jawaban dari pertanyaan ke mana perginya material yang dilahap lubang hitam ketika ia lenyap sulit dijawab karena perhitungan Hawking tidak mampu menjelaskan efek dari radiasi yang dipancarkan lubang hitam, yang disebut radiasi Hawking, secara rinci.

"Stephen Hawking mengasumsikan bahwa lubang hitam akan menyusut karena memancarkan radiasi Hawking, radiasi tersebut membawa pergi massa lubang hitam, tapi tidak ada yang bisa memverifikasi lebih rinci melalui perhitungan matematis."

Sebuah perhitungan penguapan lubang hitam tampak mustahil, kecuali teori gravitasi kuantum yang menyatukan relativitas umum Einstein dengan kerangka teori medan kuantum dapat ditemukan.

Adami dan rekan Kamil Bradler dari University of Ottawa telah mengembangkan teori baru yang memungkinkan mereka untuk mengikuti siklus kehidupan lubang hitam dari waktu ke waktu. Apa yang mereka temukan cukup menarik: apapun material yang berada di cakrawala peristiwa lubang hitam--sebuah batas tak terlihat dari lubang hitam--perlahan dapat "bocor" keluar selama tahap penguapan lubang hitam terjadi.

Dengan teorti baru ini, masalah fisika lubang hitam bisa dihindari. Dan ternyata, untuk menunjukkan bahwa lubang hitam tidak menghancurkan informasi dan material yang ia hisap, Adami dan Bradler tidak harus membuat teori yang sulit dipahami seperti gravitasi kuantum. Sebaliknya, mereka menggunakan teori Hawking sendiri, tapi dengan sedikit twist.

Untuk memahami bagaimana lubang hitam dapat berinteraksi langsung dengan radiasi Hawking yang dihasilkannya, Adami dan Bradler menggunakan satu set alat matematika canggih dan komputer berkinerja tinggi untuk mensimulasikan lubang hitam cukup lama sampai mereka mampu menemukan informasi kuantum di luar lubang hitam.

"Untuk melakukan perhitungan ini, kami harus mencari tahu bagaimana lubang hitam berinteraksi dengan medan radiasi Hawking yang mengelilinginya," jelas Adami. "Ini karena saat ini belum ada teori gravitasi kuantum yang bisa memberitahu informasi seperti apa interaksi tersebut."

Referensi: Physical Review Letters
Ketika Lubang Hitam Lenyap, Ke Mana Perginya Material yang Ia Hisap? Ketika Lubang Hitam Lenyap, Ke Mana Perginya Material yang Ia Hisap? Reviewed by Riza Miftah Muharram on 4/03/2016 12:53:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.