Star Wars: The Force Awakens - Inilah Review Kami dengan Spoiler

Dari kiri ke kanan: Finn, Rey dan Kylo Ren. Kredit: Xavier Harding
Info Astronomy - Beberapa dekade telah berlalu sejak Lucasfilm merilis prekuel terakhir film "Star Wars". Tapi ketika Disney mengakuisisi kembali pada tahun 2012, lanjutan film dari galaksi yang jauh, jauh sekali ternyata berlanjut pada "Star Wars" Episode 7: The Force Awakens, adalah film pertama dari era baru untuk franchise terkenal ini.

Setelah kami menonton film ini pekan lalu, kami bisa mengatakan bahwa ini adalah film yang lebih modern daripada film "Star Wars" sebelumnya, banyak perubahan yang menyegarkan, bisa dibilang yang terbaik dalam beberapa tahun terakhir, dan menyenangkan bagi seluruh penonton.

Biarkan spoiler dimulai.

Yang paling menyenangkan dari The Force Awakens adalah kita akan mengenal karakter-karakter baru. Pada Episode 7 ini, versi terbaru dari Tentara Imperial jauh lebih menakutkan daripada apa yang kita lihat di A New Hope, Empire Strikes Back, dan Return Of The Jedi, Disney seperti membangkitkan rasa Nazi Jerman.

Finn yang lugu dan suka menjadi bahan humor karena tingkah lakunya awalnya adalah seorang Stormtropers dari pihak First Order. Dirinya akhirnya berkhianat dengan cara kabur bersama seorang tahanan, setelah moralnya tidak tahan dengan kekejaman yang dilakukan oleh First Order. Setelah Finn bertemu Rey, akhirnya mereka terpaksa bekerja-sama demi membebaskan diri dari kejaran First Order.

Tahanan yang kabur bersama Finn adalah Poe Dameron. Seorang pilot tangguh dari Resistance yang merupakan versi baru dari Rebellion yang dipimpin oleh Princess Leia yang kini menjabat sebagai Jenderal. Poe ditemani dengan droid BB-8 yang mengingatkan kita akan R2-D2 dengan ‘ocehan’nya dan tindak-tanduknya yang lucu. Keempatnya merupakan perwakilan baru dari serial "Star Wars" ini yang memang ditujukan untuk generasi penonton yang baru. Intinya, penonton akan dibuat peduli terhadap karakter-karakter baru ini, sebagaimana dulu Luke, Han Solo, dan Leia menjadi pahlawan bagi para penonton.
First Order. Kredit: Lucasfilm
Untuk membuka lembaran baru, Finn membantu Poe melarikan diri pada The Force Awakens. Tapi kecelakaan pendaratan pesawat mereka membuat mereka kembali lagi ke planet gurun Jakku, di mana kita akan bertemu karakter baru lagi, yang merupakan karakter penting: Rey.

Anda mungkin telah melihat Finn memegang lightsaber dalam materi promosi untuk The Force Awakens, tapi materi promosi tersebut masih menyimpan rahasia siapa yang memiliki force dalam kelompok baru ini. Hanya menjelang akhir film kita mulai mendapatkan petunjuk bahwa Rey mungkin sedikit lebih kuat dari yang kita duga dari awal. Hal ini terlihat langsung setelah Rey belajar bagaimana menggunakan Jedi Mind Tricks dan kekuatan telekinesis.

Tidak ada pahlawan tanpa penjahat, tentu saja, dan Kylo Ren dengan anggun mengisi peran antagonis itu. Han Solo dan anak Leia, Ben juga menunjukkan bahwa ia memiliki pengaruh yang kuat dalam The Force Awakens. Karakter-karakter lama ini menggunakan teknik yang belum pernah kita lihat di layar lebar.

The Sith menunjukkan dia bisa, dalam arti, membekukan waktu di daerah untuk menghentikan orang-orang dan bahkan meledakan laser. Kylo Ren juga menunjukkan bahwa dia bisa membaca perasaan orang dan bahkan mungkin pengalaman yang telah dialami orang tersebut. Sementara banyak fans yang bingung dengan lightsaber Sith dengan cahaya tambahan di dekat pegangan, ternyata ada manfaatnya untuk keuntungan dalam duel melawan lightsaber tradisional milik Finn.

Finn. Kredit: Lucasfilm
Dan seperti sudah digosipkan sebelumnya, pada film ini ada tiga orang Indonesia yang turut bermain pada film ini. Ketiga orang itu adalah Iko Uwais, Yayan Ruhian, dan Cecep Rahman. Saat press conference mereka bercerita bahwa unsur Pencak Silat akan dihadirkan pada film ini, karena mereka diminta oleh JJ Abrams untuk membantu koreografi pada film ini.

Hanya saja, kontribusi mereka kelihatannya banyak yang dipotong saat proses editing. Penampilan Iko, Yayan, dan Cecep hanyalah sekejab. Walaupun karakter Yayan, sebagai Tasu Leech sempat berdialog dengan bahasa planet yang sekilas terdengar seperti bahasa Sunda. Namun, penampilannya hanyalah beberapa detik saja. Meski demikian, tampilnya mereka bertiga sudah dapat memberikan rasa bangga bagi Indonesia.

Akhir kata, film besutan JJ. Abrams ini layak menyandang nama besar "Star Wars." Meskipun, masih belum bisa menandingi Empire Strikes Back, namun film ini bisa dibilang sejajar dengan Return of The Jedi atau bahkan A New Hope.
Star Wars: The Force Awakens - Inilah Review Kami dengan Spoiler Star Wars: The Force Awakens - Inilah Review Kami dengan Spoiler Reviewed by Riza Miftah Muharram on 12/24/2015 12:00:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.