Bulan Ekstrasurya Mungkin Lebih Laik Huni Dibanding Planet Mirip Bumi

Ilustrasi. Kredit: Cosmos Up
Info Astronomy - Ketika kita bayangkan sebuah planet laik huni di luar Tata Surya kita, kita cenderung berpikir tentang "Bumi Kedua", sebuah planet kembaran dari planet kita yang terletak pada jarak yang ideal dari bintang induknya --jarak di mana air cair bisa ada di permukaan planet. Apa yang sering dilupakan adalah bahwa mungkin ada kondisi lingkungan yang kondusif untuk kehidupan namun berbeda dari apa yang kita tahu di Bumi.

Menjelajahi Tata Surya membawa kita untuk memertimbangkan kemungkinan kehidupan asing tidak sama seperti kehidupan kita di Bumi, atau mungkin bahkan sebuah kehidupan asing yang belum pernah kita lihat dan ketahui sebelumnya.

Misalnya, lautan dari Europa atau Ganymede (satelit alami Jupiter) yang mungkin juga memiliki kehidupan bawah air. Jauh melampaui Tata Surya kita, kita bisa membayangkan bahkan kondisi yang lebih berbeda pada bulan atau satelit alami asinh yang jauh dari Bimi yang mengorbit planet raksasa gas seukuran Jupiter. Seperti bulan Endor yang berhutan (rumah ras Ewoks) di Star Wars.

Beberapa penelitian terbaru saat ini telah dikhususkan untuk mencari bulan yang mengorbit planet asing. Dengan demikian, dua peneliti di McMaster University, Kanada menjelaskan bahwa beberapa exomoon (sebutan bulan ekstrasurya atau bulan asing di luar Tata Surya kita) bisa menjadi sumber dominan bagi kehidupan di alam semesta jika mereka memiliki ukuran dan berada pada posisi yang tepat untuk memiliki air yang cukup.

Bahkan jika beberapa dari planet-planet seukuran Jupiter memiliki bulan seperti ini, para bulan tersebut mungkin merupakan lokasi yang dominan bagi kehidupan asing berkembang di alam semesta daripada kemungkinan di planet mirip Bumi.

Memang, banyak dari planet ekstrasurya yang ditemukan di galaksi kita lebih mirip seperti Jupiter, planet gas raksasa tidak ramah untuk kehidupan, tetapi bulan atau satelit alami dari planet-planet ini mungkin bisa dihuni. Penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Astronomy and Astrophysic menemukan bahwa bulan yang memiliki ukuran besar lebih besar dari Mars mungkin menjadi dunia yang bagus untuk dihuni selain Bumi.

Kita mungkin hanya butuh beberapa dekade lagi dari sekarang untuk membuktikan apakah benar jika ada kehidupan di sebuah satelit milik planet asing di luar Tata Surya kita atau tidak. Dibandingkan dengan planet asing, sebuah exomoon yang memiliki ukuran yang besar memiliki keuntungan lebih pada potensi mereka yang bisa dihuni, mereka bisa melindungi diri dari radiasi berbahaya dari bintang induknya tidak dengan medan magnet sendiri seperti Bumi, tetapi dengan magnetosfer planet raksasa di sekitar exomoon tersebut.

Namun, mendeteksi keberadaan exomoon sangat sulit, karena massa dan ukuran mereka jauh lebih kecil dari planet induk mereka. Mungkin keberadaan exomoon ini sudah tertera pada data Kepler namun belum kita teliti. Sebuah proyek dari Harvard University yang berjudul "Hunt for Exomoons with Kepler" akan menggunakan data yang Kepler untuk menemukan exomoon.

Dengan sekitar 4.000 planet ekstrasurya yang telah diketahui ada sejauh ini, dan dengan meningkatnya kemampuan teknologi, penemuan exomoon sekarang mungkin akan sangat mudah.
Bulan Ekstrasurya Mungkin Lebih Laik Huni Dibanding Planet Mirip Bumi Bulan Ekstrasurya Mungkin Lebih Laik Huni Dibanding Planet Mirip Bumi Reviewed by Riza Miftah Muharram on 12/19/2015 12:30:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.