Bumi Mengalami Kegelapan Total pada November 2015? Hoax!

Sisi Bumi saat malam hari dipotret dari satelit milik NASA di luar angkasa. Kredit: NASA
Info Astronomy - Isu yang mengatakan bahwa Bumi akan mengalami kegelapan total kembali merebak. Setelah isu yang sama muncul (dan tak terbukti) pada Desember 2012, tiga tahun berselang ternyata masih ada saja yang menganggap isu ini benar.

Kegelapan total kali ini sedikit berbeda dari isu kegelapan total tiga tahun yang lalu. Jika pada 2012 yang menyebabkan gelap total adalah konfirgurasi Tata Surya yang sejajar (satu garis lurus) sehingga Planet Venus katanya menghalangi sinar Matahari yang diterima Bumi, untuk tahun 2015 isu ini dibumbui rumor badai Matahari.

Apa itu badai Matahari? Badai Matahari adalah peristiwa di mana aktivitas Matahari berinteraksi dengan medan magnetik Bumi. Badai Matahari ini berkaitan langsung dengan peristiwa solar flare dan coronal mass ejection (CME). Kedua hal itulah yang menyebabkan terjadinya badai Matahari.

Solar flare adalah ledakan di Matahari akibat terbukanya salah satu kumparan medan magnet permukaan Matahari. Ledakan ini melepaskan partikel berenergi tinggi dan radiasi elektromagnetik pada panjang gelombang sinar-X dan sinar gamma. Partikel berenergi tinggi yang dilepaskan oleh peristiwa solar flare, jika mengarah ke Bumi, akan mencapai Bumi dalam waktu 1-2 hari. Sedangkan radiasi elektromagnetik energi tingginya, akan mencapai Bumi dalam waktu hanya sekitar 8 menit.

Matahari memiliki siklus keaktifan dengan periode sekitar 11 tahun. Siklus keaktifan ini berkaitan dengan pembalikan kutub magnetik di permukaan Matahari. Keaktifan Matahari ini bisa dilihat dari jumlah bintik Matahari yang teramati.

Pada saat keaktifan Matahari mencapai maksimum inilah, angin Matahari lebih ‘kencang’ dari biasanya dan partikel-partikel yang dipancarkan juga lebih energetik. Dan peristiwa solar flare dan CME dalam skala besar juga lebih dimungkinkan untuk terjadi. Dengan kata lain, saat keaktifan Matahari mencapai maksimum, Bumi akan lebih banyak dipapar dengan partikel-partikel bermuatan tinggi (lebih tinggi dari biasanya) dan radiasi elektromagnetik energi tinggi.

Partikel-partikel bermuatan yang dipancarkan dari peristiwa solar flare dan CME, saat mencapai Bumi, akan berinteraksi dengan medan magnetik Bumi. Interaksi ini akan menyebabkan gangguan pada medan magnetik Bumi untuk sementara.

Saat partikel-partikel bermuatan dengan energi tinggi mencapai Bumi, ia akan diarahkan oleh medan magnetik Bumi, untuk bergerak sesuai dengan garis-garis medan magnetik Bumi, menuju ke arah kutub Utara dan kutub Selatan magnetik Bumi.

Saat partikel-partikel energetik tersebut berbenturan dengan partikel udara dalam atmosfer Bumi, ia akan menyebabkan partikel udara (terutama nitrogen) terionisasi. Bagi kita yang berada di permukaan Bumi, yang kita amati adalah bentuk seperti tirai-tirai cahaya warna-warni di langit, yang dikenal dengan nama aurora. Aurora ini bisa diamati dari posisi lintang tinggi di sekitar kutub magnetik Bumi (Utara dan Selatan).

Apa hubungannya dengan membuat Bumi gelap? Tidak ada. Badai Matahari, sebesar apapun, tidak akan bisa membuat seluruh Bumi gelap. Matahari akan tetap menyinari Bumi dengan suhunya yang hangat. Kegelapan total pun tidak akan terjadi.

Menurut Kepala LAPAN, Prof. Thomas Djamaluddin, isu bakal terjadi kegelapan selama 15 hari pada November 2015 yang menyebar di media sosial adalah bohong atau hoax dan bukan berasal dari NASA. Isinya pun tidak masuk akal, menurut beliau seperti ditulis di akun Facebook-nya.

NASA sendiri sudah mengkonfirmasi isu ini di halaman Facebook resmi untuk Earth Observatory milik mereka sejak Agustus 2015 yang lalu. Berikut screenshot-nya:

Konfirmasi NASA terkait rumor atau isu kegelapan total di November 2015. Kredit: NASA

Bumi Mengalami Kegelapan Total pada November 2015? Hoax! Bumi Mengalami Kegelapan Total pada November 2015? Hoax! Reviewed by Riza Miftah Muharram on 11/09/2015 06:30:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.