Ekuinoks 23 September 2015

Ilustrasi Bumi ketika ekuinoks September. Kredit: NASA
Info Astronomy - Ekuinoks merupakan peristiwa ketika Matahari berada persis di atas cakrawala. Menurut definisi astronomis, ekuinoks menandai awal musim gugur di belahan Bumi Utara dan musim semi di belahan Bumi Selatan. Ekuinoks akan terjadi pada 23 September 2015 pukul 15:16 WIB.

Pada saat hari ekuinoks, Matahari akan terbit tepat di ufuk Timur, bergerak semu melalui ekuator dan terbenam di ufuk Barat. Akibatnya, Matahari akan muncul di atas kepala pada siang hari di wilayah-wilayah yang berada di khatulistiwa Bumi.

Ekuinoks terjadi dua kali dalam setahun, yakni pada Maret dan September. Dan pada saat hari ekuinoks, waktu siang dan malam di Bumi sama rata: 12 jam. Nama "ekuinoks" berasal dari bahasa Latin aequus (yang berarti sama) dan nox (yang bermakna malam), karena selama ekuinoks, panjang siang dan malam sama.

Ketika Oktober tiba nanti, kedudukan Matahari akan berubah secara dramatis, tidak lagi di equator. Matahari akan terbit sedikit ke arah Tenggara dan terbenam sedikit ke arah Barat Daya. Hal ini akan membuat siang hari lebih pendek daripada malam hari di belahan Bumi Utara, dan sebaliknya di belahan Bumi Selatan.

Setelah ekuinoks, Matahari akan lebih menyinari belahan Bumi Selatan daripada belahan Bumi Utara. Membuat wilayah Selatan Bumi mengalami musim panas dan wilayah Utara Bumi mengalami musim dingin.
Ekuinoks 23 September 2015 Ekuinoks 23 September 2015 Reviewed by Riza Miftah Muharram on 9/22/2015 07:53:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.