10 Fakta Menarik di balik Gerhana Matahari Total 20 Maret 2015

10 Fakta Menarik di balik Gerhana Matahari Total 20 Maret 2015
Gerhana Matahari Total. Kredit: Getty Images
Info Astronomy - Sebuah peristiwa Gerhana Matahari Total bakal terjadi pada Jum'at, 20 Maret 2015 mendatang. Setidaknya, ada 10 fakta menarik di balik peristiwa langka ini. Apa saja? Simak ulasannya berikut ini.

1. Ini adalah peristiwa gerhana pertama tahun 2015
Sepanjang tahun 2015, sedikitnya akan terjadi 4 peristiwa gerhana. Yakni akan ada dua gerhana Matahari --Gerhana Total pada 20 Maret serta Gerhana Sebagian pada tanggal 13 September-- dan dua gerhana Bulan --pada tanggal 4 April dan 28 September.

2. Ekuinoks terjadi di tanggal yang sama
Tanggal 20 Maret 2015 bukan saja terjadi gerhana Matahari total, melainkan juga terjadi peristiwa Ekuinoks Maret. Apa ti Ekuinoks?

Ekuinoks adalah awal dari pergantian musim di Bumi. Pada Ekuinoks Maret, belahan Bumi Utara akan memasuki musim semi dan di belahan Bumi Selatan memasuki musim gugur. Berbarengannya gerhana Matahari dengan ekuinoks akan terjadi lagi pada 20 Maret 2034.

3. Supermoon
Gerhana Matahari Total terjadi ketika Bulan memintas di antara Matahari dan Bumi, dan tepat pada 20 Maret 2015, atau hanya 12 jam sebelum awal gerhana, Bulan berada di perigee --titik terdekat dengan Bumi. Hal ini membuat Bulan pada 20 Maret 2015 disebut Supermoon.

4. Gerhana Total hanya terlihat di beberapa daerah
Titik gerhana total jatuh tepat di atas Samudera Atlantik Utara antara pantai Greenland dan Norwegia. Hanya dua daerah berpenduduk dengan akses lokasi yang mudah yang bisa dijadikan lokasi pengamatan gerhana Matahari total 20 Maret 2015, yakni Svalbard dan Kepulauan Faroes.

5. Seluruh Eropa akan melihat Gerhana Matahari Sebagian
Jika Anda tidak tinggal di atau tidak mengunjungi Svalbard atau Kepulauan Faroes, jangan putus asa. Sebagian besar Eropa, Asia Utara dan Asia Timur serta Afrika Utara dan Barat akan disuguhi gerhana parsial (gerhana sebagian).

Namun walaupun seluruh Eropa, wilayah Britania Raya menjadi satu-satunya negara yang mendapatkan jatah gerhana 98%. Siang hari mungkin akan menjadi gelap beberapa menit ketika puncak gerhana terjadi.

Sayangnya untuk Indonesia tidak kebagian gerhana 1% pun, Indonesia baru bisa melihat Gerhana Matahari Total pada 9 Maret 2016 mendatang.

6. Gerhana bakal menghambat pasokan listrik Eropa?
Beberapa negara Eropa khawatir bahwa Gerhana Matahari 20 Maret 2015 dapat memengaruhi pasokan listrik mereka, mengingat bahwa sekitar 10,5% dari seluruh listrik yang dihasilkan di Eropa berasal dari tenaga surya. Perusahaan listrik di Eropa memprediksi bakal kekurangan pasokan listrik sekitar 35.000 mega watt selama gerhana.

7. Gerhana Total yang sebentar
Bagi mereka yang cukup beruntung untuk dapat melihat gerhana dari Svalbard dan Kepulauan Faroes, durasi gerhana total pertama di tahun 2015 ini tidak akan berlangsung lama alias sebentar. Diperkirakan hanya akan berlangsung selama 2 menit 40 detik, tetapi akan penuh dengan pemandangan spektakuler.

8. Jangan melihat gerhana tanpa filter!
Atau lebih tepatnya, jangan melihat langsung ke Matahari! Ini berbahaya dan dapat membahayakan mata Anda dan bahkan menyebabkan kebutaan permanen.

Cara paling aman untuk melihat gerhana Matahari adalah memakai kacamata gerhana atau menggunakan proyektor lubang jarum yang dapat Anda buat sendiri dengan mudah.

9. Bagian dari Siklus Saros seri-120
Gerhana matahari cenderung terjadi dalam siklus yang disebut siklus Saros Siklus, salah satu siklus gerhana yang paling banyak dipelajari, dan terjadi setiap 18 tahun.

Dua gerhana matahari dipisahkan oleh Cycle Saros memiliki fitur serupa --mereka terjadi pada node Bulan yang sama, dengan Bulan kira-kira pada jarak yang sama dari Bumi. Gerhana juga terjadi pada hari dan tahun yang sama.

Gerhana Matahari Total 20 Maret 2015 menjadi siklus Saros seri ke-120. Seri ini dimulai dengan Gerhana Matahari sebagian terlihat dari belahan Bumi Selatan pada 27 Mei 933 SM dan akan berakhir dengan Gerhana Matahari sebagian di belahan Bumi Utara pada tanggal 7 Juli 2195.

10. Dua pekan setelah Gerhana Matahari Total: Gerhana Bulan Total
Tepat dua pekan setelah Gerhana Matahari Total 20 Maret 2015, yakni pada tanggal 4 April 2015, gerhana Bulan total akan terjadi.

Gerhana ini adalah yang ketiga dalam serangkaian 4 gerhana Bulan Darah. Peristiwa gerhana Bulan total ini akan terlihat dari Amerika Utara, Amerika Selatan, Asia, dan Australia.

Di Indonesia, Gerhana Bulan Total 4 April 2015 bakal teramati di seluruh pelosok negeri setelah Matahari terbenam.
10 Fakta Menarik di balik Gerhana Matahari Total 20 Maret 2015 10 Fakta Menarik di balik Gerhana Matahari Total 20 Maret 2015 Reviewed by Riza Miftah Muharram on 3/18/2015 04:00:00 PM Rating: 5

12 komentar

  1. besok jam brp ya supermoon di indo akan muncul? di indo masih keliatan kan kalo supermoon?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lho, supermoonnya kan berbarengan dengan gerhana Matahari. Secara otomatis supermoon berada dalam fase Bulan Baru (New Moon). Bulan tidak akan terlihat di langit karena 'membelakangi' Bumi. Sudah kenal fase Bulan kan? :)

      Hapus
    2. tgl 20 maret itu jam berapa ya tepatnya? *mau menyaksikan* :D

      Hapus
    3. Maaf nambahin, untuk di Indonesia tidak bisa menyaksikan gerhana matahari ataupun supermoon, karena dalam proses gerhana matahari, bulan yang bertindak sebagai penghalang matahari, jadi mereka bersama-sama di belahan bumi eropa ketika terjadi. Indonesia tidak kebagian sedikitpun.

      Hapus
    4. Bang maulana bener tuh. Suka kasian sama yg nanya tapi gak baca artikelnya dulu ih. Padahal kan lebih enak baca ya..

      Hapus
    5. Bener tuh, bisa jadi mungkin udah baca, tapi dasar dianya iseng pengen komen, tapi dengan komen yang gak sesuai untuk ditanyain,haha..
      Jadi keinget quote einstein, "The person who reads too much and uses his brain too little will fall into lazy habbits of thinking"

      Hapus
  2. apakah akan terjadi di indonesia juga?

    BalasHapus
    Balasan
    1. gak usah komen mas kalo gak baca artikelnya terlebih dulu. jelas-jelas udah dijelasin penulisnya. kampungan.

      Hapus
    2. mati aja mas hahahahaha

      Hapus
    3. anjir balesan komennya pedes bro wkwkwkwkwkkww

      Hapus
  3. Siang tadi terjadi gerhana ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya siang, 'siang pada waktu eropa' karena terjadi di belahan bumi eropa, bukan Asia Tenggara, apalagi Indonesia..

      Hapus

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.