Apa Itu Worm Hole? Apakah Ada di Alam Semesta?

Ilustrasi lubang cacing (wormhole). Kredit: I F*%&ing Love Science
Info Astronomy - Secara teori memang benar wormhole alias lubang cacing ini merupakan solusi matematis mengenai hubungan geometris antara satu titik dalam ruang-waktu dengan titik yang lain, di mana hubungan tersebut bisa berperilaku sebagai ‘jalan pintas’ dalam ruang-waktu.

Tapi, sampai saat ini belum ada bukti yang bisa mendukung keberadaannya, baik dari pengamatan maupun secara eksperimen. Pada tulisan kali ini, penulis akan menguraikan apa itu lubang cacing atau wormhole ini. Penasaran? Mari simak.

Lantas, apa itu lubang cacing (wormhole)?
Penulis menyukai ilustrasi yang digunakan Dr. Kip S. Thorne dari California Institute of Technology, yang merupakan ilmuwan di balik film Interstellar, untuk menjelaskan apa itu wormhole. Ilustrasinya seperti ini: bayangkan Anda adalah seekor semut yang tinggal di permukaan sebuah apel. Apel tersebut digantung di langit-langit dengan menggunakan tali yang sangat tipis sehingga tidak bisa Anda panjat.

Anda tidak bisa pergi kemana-mana selain di permukaan apel. Permukaan apel itu menjadi alam semestamu. Nah, sekarang bayangkan apel itu berlubang dimakan ulat. Lubangnya menembus si buah apel.

Dengan adanya lubang itu, kamu bisa berpindah ke sisi lain permukaan apel dengan dua cara, yaitu: lewat jalan biasa, yaitu permukaan apel (alam semesta), atau lewat jalan pintas, yaitu lubang yang sudah dibuat si ulat (wormhole).

Wormhole memiliki dua ujung. Misalnya, satu ujung di kamar Anda, ujung yang lain ada di negara asal teman Twitter Anda di Manchester, Inggris. Kalau Anda melongok ke wormhole itu, maka akan tampak teman Anda dengan latar belakang Stadion Old Trafford.

Teman Anda yang melihat dari ujung wormhole di Inggris lalu bisa melihat Anda duduk sambil menonton televisi di kamar Anda. Asyik, ya, kalau selesai nonton televisi, Anda bisa menemui kawan Anda di Inggris dan ikut dia menonton pertandingan Manchester United di Stadion Old Trafford, hanya dengan masuk ke semacam lorong.

Alam semesta kita ini mengikuti hukum fisika. Yang namanya hukum pasti ada yang dibolehkan tapi ada yang tidak. Nah, apakah hukum fisika memungkinkan adanya wormhole? Ya! Sayangnya, masih menuruti hukum fisika tadi, wormhole mudah runtuh sehingga tak ada yang bakal selamat melewatinya.

Supaya tidak runtuh, kita harus memasukkan materi yang berenergi negatif, yang mengeluarkan semacam gaya anti-gravitasi yang mampu menahan wormhole dari keruntuhan.

Pertanyaan berikutnya yang muncul adalah apakah ada materi berenergi negatif? Jawaban yang diberikan oleh para fisikawan yang telah mengupas hukum-hukum fisika secara mendetil dengan menggunakan ilmu matematika adalah ada!

Namun keberadaannya hanya sesaat dan dalam jumlah yang sangat sedikit. Andaikan ada insinyur hebat yang ingin mempertahankan wormhole tidak runtuh. Masih belum mungkin juga ia mengumpulkan energi negatif di dalam wormhole sejumlah yang diperlukan supaya wormhole itu bisa dilalui.

Seandainya pun hukum fisika memungkinkan adanya wormhole, kemungkinan besar wormhole tidak terjadi secara alami, tapi harus dibuat dan dijaga supaya tidak runtuh dengan suatu teknologi tertentu. Teknologi kita saat ini masih sangat jauh dari itu. Teknologi wormhole masih sulit, seperti halnya pesawat ruang angkasa bagi manusia purba.

Tapi, sekalinya teknologi wormhole ini bisa dikuasai, ia akan menjadi sarana praktis untuk transportasi antarbintang. Ini menjadi tantangan bagi kita dan generasi berikutnya, termasuk kalian.

Avivah Yamani, Langitselatan.com
Apa Itu Worm Hole? Apakah Ada di Alam Semesta? Apa Itu Worm Hole? Apakah Ada di Alam Semesta? Reviewed by Riza Miftah Muharram on 8/07/2015 04:30:00 PM Rating: 5

1 komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.