Bumi dan Bulan Ternyata 60 Juta Tahun Lebih Tua

Bumi dan Bulan Ternyata 60 Juta Tahun Lebih Tua
Planet Bumi dipotret dari Bulan oleh Neil Armstrong. Kredit: NASA
Info Astronomy - Sebuah batuan tertua yang pernah ditemukan di Bumi diperkirakan usianya 4,57 miliar tahun oleh geolog, yang berarti menurut astronom Bumi lebih tua dari itu.

Namun, menentukan kapan tepatnya Bumi terbentuk adalah sesuatu yang sulit. Usia batuan tertua tadi tidak serta-merta menjelaskan kapan Bumi pertama kali lahir.

Penelitian baru yang disajikan oleh geokimia Prancis dari University of Lorraine di Konferensi Geokimia Goldschmidt di Sacramento, California telah mengungkapkan sebuah isotop xenon.

Isotop ini menunjukkan bahwa Bumi dan Bulan ternyata 60 juta tahun lebih tua daripada yang diyakini sebelumnya. Mengejutkan!

Tidak banyak petunjuk geologi yang ada, hal ini karena begitu banyak telah hancur dimakan usia dari waktu ke waktu. Para peneliti harus menggunakan teknik lain, seperti menganalisis isotop gas yang berbeda dalam sampel batuan.

Sebuah sampel batu kuarsa dari Australia dieperkirakan berusia 2,7 miliar tahun, sedangkan kuarsa dari Afrika Selatan ditemukan berusia 3,4 miliar tahun.

Gas xenon yang terperangkap di dalam batuan mencerminkan kondisi pada saat pertama terbentuknya batuan tersebut, hal itulah yang peneliti Guillaume Avice dan Bernard Marty bandingkan dengan xenon.

"Penelitian ini tidak akan bisa memberikan tanggal yang tepat untuk pembentukan Bumi. Penelitian ini dilakukan untuk menunjukkan bahwa faktanya Bumi lebih tua dari yang kita duga, sekitar 60 juta tahun lebih tua," Avice menjelaskan.

Bagaimana Bulan terbentuk?
Ketika Bumi masih dalam fase pembentukan atau proto-Bumi, sebuah asteroid seukuran planet Mars menabrak proto-Bumi, dan puing-puing tabrakan yang terlontar membentuk Bulan karena adanya gravitasi.

Peristiwa tersebut terjadi sebelum atmosfer Bumi terbentuk, atmosfer terbentuk sekitar 100 juta tahun setelah tata surya terbentuk.

"Sinyal gas xenon memungkinkan kita untuk menghitung ketika suasana sedang terbentuk, yang mungkin pada saat Bumi bertabrakan dengan asteroid seukuran yang mengarah pada pembentukan Bulan," lanjut Avice. "Hasil penelitian kami menjelaskan bahwa Bumi dan Bulan lebih tua dari yang kita pikirkan."

For your info, usia Bumi yang disepakati para astronom saat ini adalah 4,54 miliar tahun. Jika memang lebih tua 60 juta tahun, maka usia Bumi saat ini adalah sekitar 4,6 miliar tahun.
Bumi dan Bulan Ternyata 60 Juta Tahun Lebih Tua Bumi dan Bulan Ternyata 60 Juta Tahun Lebih Tua Reviewed by Riza Miftah Muharram on 6/11/2014 05:42:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.