Komet ISON: Seminggu Menuju Perihelion

Komet ISON: Seminggu Menuju Perihelion
Komet ISON. Kredit: Riza Miftah Muharram
Info Astronomy - Tepat 1 minggu lagi, komet ISON bakal mencapai titik terdekat dengan Matahari. Atau dalam astronomi, peristiwa ini disebut perihelion.

Kenapa ada titik terdekat?

Ini karena komet (dan anggota tata surya lainnya) mengorbit Matahari dalam orbit elips. Komet ISON, hanya 1 kali mencapai titik terdekat dengan Matahari, ini disebut hiperbolik.

Karena hiperbolik, komet ISON hanya 1 kali melintas seumur hidup manusia di abad ke-21 ini. Jadi, ia tidak akan lewat lagi, tidak seperti komet Halley yang 76 tahun sekali.

Komet ISON akan berada di atas Matahari pada 28 November 2013, jika es di inti komet bisa bertahan maka komet ISON akan memiliki ekor yang panjang dan dengan mudah diamati dengan mata telanjang.

Saat ini, komet ISON bisa diamati di langit Timur mulai saat subuh sampai Matahari terbit. Ya, komet ISON terbit saat subuh dan akan pudar cahayanya saat Matahari terbit. Ia kalah cemerlang.

Untuk mengamati komet ISON, pastikan langit cerah dan tidak berawan. Lebih baik lagi jika mengamati di pedesaan. Jika di perkotaan, mungkin akan lebih sulit karena polusi udara dan cahaya.

Ikuti perkembangan topik komet ISON di link ini.
Komet ISON: Seminggu Menuju Perihelion Komet ISON: Seminggu Menuju Perihelion Reviewed by Riza Miftah Muharram on 11/21/2013 12:30:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar