Air Bersembunyi di Bulan dari proto-Bumi

Air Bersembunyi di Bulan dari proto-Bumi
Kutub utara Bulan. Kredit: NASA/Goddard
Info Astronomy - Penelitian tentang adanya sejumlah air dalam batuan Bulan yang dibawa selama misi Apollo disampaikan oleh Jessica Barnes di Kongres Sains Planeter Eropa di London pada Senin 9 September.

Bulan, termasuk interiornya, diyakini jauh lebih basah daripada yang dibayangkan selama era Apollo.

Penelitian oleh Barnes dan rekan-rekannya di The Open University, Inggris, meneliti jumlah air hadir dalam apatit mineral, mineral kalsium fosfat ditemukan dalam sampel dari kerak Bulan kuno.

"Ini adalah beberapa batuan tertua yang kita miliki dari Bulan dan jauh lebih tua dari batuan tertua yang ditemukan di Bumi. Pada jaman dahulu bebatuan ini membuatnya menjadi sampel yang paling tepat untuk mencoba memahami kadar air Bulan segera setelah terbentuk sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu dan untuk mengungkap di mana dalam sistem surya yang berasal dari air," jelas Barnes.

Barnes dan rekan-rekannya telah menemukan bahwa batuan Bulan kuno mengandung jumlah yang cukup dari air yang terkunci dalam struktur kristal apatit.

Mereka juga mengukur isotop hidrogen dari air dalam batuan Bulan untuk mengidentifikasi potensi sumber untuk air.
Air Bersembunyi di Bulan dari proto-Bumi Air Bersembunyi di Bulan dari proto-Bumi Reviewed by Riza Miftah Muharram on 9/12/2013 04:37:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.