Planet Ekstra Surya Ini Miliki Oksigen, Bisakah Dihuni?

Ilustrasi Osiris dan bintang induknya. Kredit: HIWDaily
Info Astronomy - Sebuah planet ekstra surya bernama Osiris yang memiliki ukuran 2,5 kali lipat lebih besar dari Planet Jupiter dan yang memiliki massa 220 kali lipat lebih besar dari Bumi ini memiliki atmosfer dengan kandungan oksigen. Bisakah manusia menghuninya?

Osiris memiliki nama resmi HD 209458b merupakan planet besar yang mengorbit bintang kerdil kuning bernama HD 209458. Bintang ini berjarak 150 tahun cahaya dari Bumi. Sudah tahukan? 1 tahun cahaya sama dengan 9,4 triliun. Jadi, Osiris berjarak sekitar 140.000.000.000.000 kilometer. Wow!

Osiris merupakan salah satu planet ekstra surya yang pertama kali ditemukan dengan memiliki kandungan hidrogen, karbon dan oksigen. Dengan kandungan oksigen ini, peneliti meyakini bahwa planet ini memiliki uap air.

Apakah planet ini dapat dihuni? Pertanyaan yang masih menjadi misteri bagi para peneliti. Namun, kemungkinan ini menjadi tempat yang baik untuk mencari lingkungan yang layak huni, di masa depan.

Peneliti mengatakan bahwa atmosfer Osiris mengalami penguapan. Planet ini mengorbit pada bintang induknya di radius seperdelapan dari radius Merkurius dengan Matahari. Sehingga, planet ini memiliki suhu permukaan yang sangat panas.

Konon, temperatur terpanas bisa mencapai sekira 1.000 derajat Celcius (1.832 derajat Fahrenheit). Sehingga, atmosfer Osiris mengalami peristiwa mendidih pada tingkat 10 ribu ton per detik dan meninggalkan tanda uap sepanjang 200 ribu kilometer.

Bukti uap air ini didasarkan pada pengamatan yang pertama kali dibuat oleh teleskop luar angkasa Hubble pada 2007. Pada 2009, ilmuwan meyakini bahwa Osiris merupakan planet asing pertama di luar sistem tata surya yang menunjukkan bukti adanya air untuk mendukung kemungkinan munculnya kehidupan.

Butuh berapa lama untuk mecapai planet Osiris?

Jika ditanyakan berapa lama waktu yang diperlukan untuk mencapai planet Osiris sudah pasti jawabannya sangat lama. Umur manusia manapun tidak akan bisa melebihi jauhnya jarak yang ditempuh.

Tapi, mari kita hitung dengan cara yang sederhana. Kita bandingkan saja dengan waktu yang diperlukan Neil Armstrong saat pergi ke Bulan di misi Apollo 11 pada 1969. Ia menghabiskan waktu selama 4 hari di perjalanan untuk mendarat di Bulan.

Kenapa lama sekali? Karena jarak Bulan dan Bumi cukup jauh, yaitu sekitar 360.000 kilometer. Jika ke Bulan saja membutuhkan waktu 4 hari, bagaimana jika ke planet Osiris yang jaraknya 140.000.000.000.000 kilometer? Sudah dipastikan manusia kesulitan untuk mencapainya.
Planet Ekstra Surya Ini Miliki Oksigen, Bisakah Dihuni? Planet Ekstra Surya Ini Miliki Oksigen, Bisakah Dihuni? Reviewed by Kontributor on 5/19/2013 01:02:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.