Hujan Turun di Planet Saturnus Berasal Dari Cincinnya

Ilustrasi partikel bermuatan air mengalir dari cincin ke permukaan Saturnus. Kredit: NASA
Info Astronomy — Para astronom telah tahu selama bertahun-tahun ada air di atmosfer bagian atas Saturnus, tetapi mereka tak yakin persis dari mana asalnya. Observasi terbaru telah menemukan air hujan turun di Saturnus, dan itu berasal dari cincin planet.

"Saturnus adalah planet pertama yang menunjukkan interaksi yang signifikan antara atmosfer dan sistem cincinnya," kata James O'Donoghue, seorang peneliti pascasarjana di University of Leicester dan penulis laporan yang baru dipublikasikan dalam jurnal Nature. "Efek utama dari hujan cincin adalah bahwa ia bertindak untuk 'memadamkan' ionosfer Saturnus, sangat mengurangi kepadatan elektron di daerah di mana ia turun."


Dengan menggunakan Observatorium Keck, O'Donoghue dan tim peneliti menemukan partikel air yang turun dari cincin planet ke atmosfer Saturnus. 

Mereka juga menemukan sejauh mana hujan cincin ini dapat menjadi lebih deras, dan turun di wilayah yang lebih luas dari planet ini, daripada yang diperkirakan sebelumnya. 

Hal ini mengungkapkan hujan akan mempengaruhi komposisi dan struktur suhu bagian atas atmosfer Saturnus.

O'Donoghue mengatakan efeknya pada kepadatan elektron adalah penting karena menjelaskan mengapa, selama beberapa dekade, pengamatan menunjukkan kepadatan elektron menjadi sangat rendah di beberapa garis lintang di Saturnus.

Hujan Turun di Planet Saturnus Berasal Dari Cincinnya Hujan Turun di Planet Saturnus Berasal Dari Cincinnya Reviewed by Kontributor on 4/11/2013 01:08:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.