Tips Membeli Teleskop Untuk Pemula

Teleskop untuk pemula. Celestron PowerSeeker 60EQ. Kredit: Celestron
Info Astronomy — Siapa bilang hobi astronomi itu mahal? Iya juga sih. Astronomi tanpa teleskop sepertinya kurang mengasyikan. Mempelajari bintang tanpa melihat langsung bintangnya. Hal berikut ini bisa terjadi bahkan pada pemula yang sangat antusias sekali pun.

Kita siap berinvestasi dengan membeli sebuah teleskop yang lebih besar daripada teleskop mainan. Namun anggaran kita terbatas sehingga tidak mampu membeli peralatan kelas menengah untuk mengintip langit – apalagi peralatan kelas atas.

Karena sangat bersemangat, kita lalu membeli sebuah teleskop di supermarket, di pasar, di toko elektronik, di mana saja.

Kita pasang teleskop baru di halaman belakang, membidik sebuah titik di langit, dan mengintip. Yang terlihat hanya titik-titik putih yang kabur. Kecewa, minat dan semangat kita runtuh.

Teleskop untuk pemula itu akhirnya berakhir sebagai barang tua di gudang, terlupakan, dan astronom amatir, yang suatu saat nanti berpotensi menemukan bintang, komet atau planet baru, akan kehilangan semangat dan mimpi-mimpi.

Jika Anda pemula dan ingin membeli teleskop, lakukanlah semacam riset kecil sebelum memutuskan untuk membeli sebuah teleskop.

Salah satu cara yang paling mudah, tentu saja, adalah googling atau mencari informasi di internet. Yang penting, pemula harus memperoleh sebuah teleskop yang mampu memberikan pemandangan ajaib.

Setelah beberapa tahun, semakin mengenali medan dan dunia pengamatan langit, astronom pemula dapat membeli teleskop baru yang lebih baik.

Pertimbangan untuk membeli teleskop yang baik bagi pemula akan memberikan pengalaman astronomi yang membuat takjub sang astronom pemula dan membuatnya ingin terus memandang ke langit.

Dengan harga Rp 3 juta, seharusnya sang astronom pemula sudah bisa memperoleh teleskop yang sempurna untuk memberinya pengalaman pertama.

Fitur
Astronom pemula tentu menginginkan teleskop yang mudah disusun dan dipindah-pindahkan serta, tentu saja, kualitas optik yang baik sehingga bisa memperlihatkan citra berbagai planet dan kawah-kawah di Bulan dengan jelas.

Mudah digunakan
Teleskop untuk pemula yang baik seharusnya bisa dirangkai oleh astronom sendiri dengan sedikit peralatan saja.

Teleskop ini juga sebaiknya cukup kecil sehingga mudah untuk dipindah-pindahkan. Siapa tahu sang astronom pemula, agar dapat melihat langit dengan lebih jelas, harus mendaki bukit yang agak tinggi namun sukar dijangkau.

Pengalaman mengamati langit 
Teleskop yang pertama kali digunakan oleh astronom pemula sebaiknya memiliki kualitas optik, komponen, dan bagian-bagian mekanis yang bisa berfungsi dengan baik dalam berbagai situasi.

Sehingga bisa memberikan pengalaman pengamatan yang menyenangkan. Tipe-tipe teleskop berbeda-beda tentu saja.

Tetapi instrumen pertama yang digunakan astronom pemula semestinya juga cocok dengan anggaran dan membuatnya ingin menggunakan instrumen tersebut lebih dari sekali.

Bantuan atau dukungan
Teleskop pertama sebaiknya dibeli dari pembuat teleskop yang punya reputasi, bukan dibeli dari toko supermarket atau toko mainan.

Beberapa teleskop untuk pemula yang disarankan adalah Orion’s SkyQuest XT4.5, Meade’s ETX-80BB, atau Celestron PowerSeeker 60EQ.

Semoga bermanfaat!
Tips Membeli Teleskop Untuk Pemula Tips Membeli Teleskop Untuk Pemula Reviewed by Kontributor on 2/19/2015 05:00:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.