Asteroid 2012 DA14 Akan 33 Jam Dekat Bumi: Panduan Pengamatan


Info Astronomy — Asteroid 2012 DA14 yang mendekati Bumi pada Sabtu (16/2) dini hari 2.24 WIB, diperkirakan akan bertahan 33 jam di sistem Bumi/Bulan. Sekali lagi dipastikan bahwa asteroid ini tidak akan bertabrakkan dengan Bumi.

Namun, ia akan menjadi asteroid dengan ukuran besar pertama yang berjarak begitu dekat dengan planet kita. Diperkirakan, asteroid sebesar 50 meter dengan massa 130 ribu metrik ton (0,3 juta ton) ini hanya akan berselisih 27.000-an kilometer dari Bumi.

Menurut NASA, asteroid seperti ini sudah lama mereka lacak. Tujuannya bukan hanya karena asteroid bisa menimbulkan ancaman bagi Bumi, tapi juga penting bagi ilmu pengetahuan. "Selain sebagai ancaman, mereka (asteroid) penting untuk sumber daya masa depan," ujar pernyataan NASA pada awal Februari 2013.

Pada Sabtu 16 Februari 2013 besok, asteroid 2012 DA14 bakal melintas dari selatan ke utara di antara pukul 00.00 WIB hingga pukul 07:00 WIB. Jarak terdekat dengan permukaan Bumi diraihnya pada pukul 02.24 WIB saat asteroid 2012 DA14 berada pada ketinggian 27.000 km saja di atas koordinat 4 LS dan 93,5 BT yang secara geografis terletak di Samudera Hindia bagian timur lepas pantai Sumatera.

Dengan demikian asteroid bakal berjarak lebih dekat dibandingkan orbit geostasioner dan geosinkron yang banyak dihuni satelit-satelit aktif komersial yang penting. Titik potong lintasan asteroid ini dengan ketinggian 35.786 km (yakni ketinggian orbit geostasioner dan geosinkron) terletak di atas koordinat 49,7 LS 106,8 BT di selatan dan di atas koordinat 40,2 LU 79,7 BT diutara. Secara geografis kedua titik potong itu masing-masing terletak di atas lepas pantai Australia barat daya dan di atas Tibet, Cina bagian barat. Artinya saat asteroid melaju di antara kedua titik potong ini, ketinggian asteroid lebih rendah dibanding orbit geostasioner dan geosinkron. Di sisi lain tidak ada satelit geosinkron yang memiliki inklinasi orbit 40 derajat.

Sehingga tidak ada peluang bagi asteroid ini untuk berbenturan dengan salah satu satelit di orbit geosinkron, apalagi satelit diorbit geostasioner.

Dengan titik terdekat asteroid 2012 DA14 ke Bumia dalah Samudera Hindia lepas pantai barat Sumatera pada koordinat 4 LS dan 93,5 BT maka Indonesia menjadi kawasan terbaik di permukaan Bumi guna mengobservasi peristiwa perlintasan asteroid 2012 DA14 yang bersejarah.

Hingga Sabtu 16 Februari 2013 pukul 00:00 WIB, asteroid ini masih berposisi jauh tinggi di atas Antartika. Namun seiring berjalannya waktu, secara dramatis asteroid mulai bergerak cepat ke utara menyeberangi Samudera Hindia di lepas pantai barat Australia (pukul 02:00 WIB) dan Sumatera (pukul 02:30 WIB). Secara berturut-turut kemudian asteroid melintas tinggi atas Bangladesh, Tibet, Kazakhstan dan Rusia bagian barat untuk kemudian memasuki perairan Samudera Arktika di kutub utara, tepatnya di atas Islandia. Namun, baik diwilayah-wilayah tersebut maupun di lepas pantai Australia, asteroid ini hanya nampak sebagai bintik cahaya redup dengan magnitudo semu sekitar +10.

Asteroid akan nampak paling terang hanya ketika berada di lepas pantai Sumatera yakni dengan magnitudo semu +7. Dari titik pengamatan di pulau Jawa, asteroid 2012 DA14 bakal nampak bergerak melintasi rasi Octans, Chamaeleon, Carina, Centaurus, Hydra, Leo, Ursa Major dan Draco. [kompas, langitselatan, riza]
Asteroid 2012 DA14 Akan 33 Jam Dekat Bumi: Panduan Pengamatan Asteroid 2012 DA14 Akan 33 Jam Dekat Bumi: Panduan Pengamatan Reviewed by Kontributor on 2/15/2013 06:34:00 PM Rating: 5

Tidak ada komentar

Kami sangat senang menerima komentar dari Anda. Sistem kami memoderasi komentar yang Anda kirim, jadi mungkin membutuhkan waktu beberapa saat untuk komentar Anda muncul di sini. Komentar dengan link/url akan otomatis dihapus untuk keamanan. Berkomentarlah dengan sopan dan santun.